Kabupaten Kulon Progo

Gugus Tugas Covid-19 Sebut Serapan Vaksinasi di Kulon Progo Baru 30 Persen

Gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo menyebut serapan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya belum optimal. 

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
dok.istimewa
Ilustrasi penyuntikan vaksin 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo menyebut serapan vaksinasi Covid-19 di wilayahnya belum optimal. 

Dikarenakan vaksinasi baru terserap 30 persen dari total sekitar 330 ribuan target sasaran. 

Berdasarkan data capaian vaksinasi di Kulon Progo hingga 10 Juli 2021, tenaga kesehatan sebesar 99,36 persen atau 3.282 dari 3.463 sasaran, pelayanan publik 105,42 persen atau 24.682 dari 23.414 sasaran dan lansia 27,01 persen atau 21.179 dari 78.421 sasaran. 

Baca juga: 4.089 Penyandang Disabilitas di Kulon Progo Akan Disuntik Juli Ini

Kemudian masyarakat rentan sebesar 18,42 persen atau 8.468 dari 45.965 sasaran dan masyarakat umum 5,78 persen atau 10.662 dari 183.859 sasaran. 

Oleh sebab itu, Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Fajar Gegana memohon kepada Dinas Kesehatan Kulon Progo, TNI dan Polri untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan vaksinasi

"walaupun sistemnya nanti jemput bola atau seperti apa asalkan tidak dalam satu tempat agar tidak berkerumun. Kami juga minta untuk pendataan bisa dilakukan lebih rijik karena jangan sampai kita mengoptimalkan vaksinasi bagi lansia tapi penyerapannya sedikit," ucapnya, Minggu (11/7/2021). 

Sehingga lanjut Fajar, vaksinasi bagi lansia tetap diutamakan dan vaksinasi bagi masyarakat usia produktif juga berjalan. 

Baca juga: Bed Occupancy Rate (BOR) di Dua RS Rujukan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo Capai 86 Persen

Dikarenakan usia produktif lebih antusias bisa dilihat ketika vaksinasi di puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) lainnya. 

Sebab masyarakat pada usia produktif kemungkinan besar merasa mobilitasnya lebih banyak dibandingkan lansia.

Selain itu, antusias masyarakat untuk mendaftar vaksinasi saat ini sangat tinggi. 

Oleh karena itu, perlu dilakukan manajemen pelaksanaan agar vaksinnya bisa terserap lebih banyak. 

Sehingga bisa tercipta herd immunity di masyarakat. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved