Breaking News:

vaksinasi massal

4.089 Penyandang Disabilitas di Kulon Progo Akan Disuntik Juli Ini

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memprioritaskan vaksinasi Covid-19 untuk sebanyak 4.089 penyandang disabilitas di wilayah setempat.

Editor: Agus Wahyu
TribunJakarta.com/Y Gustaman
ilustrasi disabilitas 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo memprioritaskan vaksinasi Covid-19 untuk sebanyak 4.089 penyandang disabilitas di wilayah setempat. Penyuntikan dilaksanakan pada Juli ini dengan vaksin Sinovac.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Rina Nuryati mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan organisasi difabel dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut. Nantinya unsur TNI, Polri, hingga panewu dan lurah juga turut membantu.

Namun begitu, menurut Rina, vaksinasi hanya dilakukan kepada penyandang disabilitas yang kondisinya bisa diantar ke puskesmas. "Ada disabilitas yang tidak mungkin dibawa pakai mobil. Jadi, kita pilih yang bisa dimobilisasi ke tempat pelayanan vaksin saja. Selain penyandang disabilitasnya, kita juga akan memvaksin pendampingnya atau keluarganya di puskesmas yang ada di domisili masing-masing," tuturnya, Kamis (8/7/2021).

Pihaknya menargetkan vaksinasi untuk 2.028 difabel per hari selama selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat ini. Namun, dengan banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19, beberapa puskesmas dan rumah sakit terpaksa menutup sementara pelayanan vaksinasi.

Atas kondisi itu, Dinkes memiliki strategi akan menambah pelayanan vaksinasi di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) milik swasta. "Kami saat ini baru proses assesment. Semoga tidak lama lagi akan keluar hasilnya, sehingga bisa membantu percepatan vaksinasi," ucapnya.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rayujati mengatakan, capaian vaksinasi Covid-19 hingga 7 Juli 2021 sudah 19,68 persen atau 65.958 sasaran yang divaksin. Rinciannya, tenaga kesehatan sebesar 98,99 persen atau 3.428 orang dari target 3.463 sasaran, pelayanan publik 103,61 persen atau 24.259 orang dari target 23.414 sasaran, lansia 26,34 persen atau 20,658 orang dari target 78.421 sasaran. Kemudian, masyarakat rentan sebesar 17,53 persen atau 8.056 orang dari target 45.965 sasaran dan masyarakat umum 5,20 persen atau 9.557 orang dari 183.859 sasaran.

Ribuan
Perhatian terhadap difabel juga datang dari Dinas Sosial DIY. Ada sekitar 29 ribu difabel di wilayah DIY yang akan mendapatkan jatah vaksin Covid-9. Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih mengungkapkan, jumlah calon penerima vaksin yang diusulkan kemungkinan akan bertambah. Sebab, data yang dihimpun belum mewakili keseluruhan difabel dan hanya mencatat warga yang masuk dalam katagori miskin atau kurang mampu.

Jika mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, sedikitnya ada 800 ribu warga difabel di DI Yogyakarta. Seluruhnya akan diupayakan untuk menerima vaksin Covid-19. "Yang menerima (vaksin) akan lebih dari itu, karena itu kan data yang tidak mampu ya. Kalau data keseluruhan nanti di BPS DIY," jelas Endang, Selasa (6/7/2021) lalu.

Saat ini, cakupan vaksinasi difabel masih tergolong rendah, karena pelaksanaan vaksinasi massal baru dimulai pada Juni 2021 lalu. Salah satunya di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas, Sewon, Bantul.

"Kita koordinasi dengan Dinkes ada 630 difabel yang dilakukan untuk vaksin. Itu di balai kami," terangnya.

Selain itu, Pemerintah DIY juga telah melaksanakan vaksinasi bagi penyandang disabilitas pada pertengahan Juni 2021 lalu di GOR UNY. Dalam program vaksinasi ini, Dinsos juga menggandeng Difabel Siaga Bencana (Difagana) DIY untuk mendampingi calon penerima vaksin.

Penyandang disabilitas sangat membutuhkan pendamping ketika melaksanakan vaksinasi, terutama saat berkomunikasi dengan vaksinator. "Tuna rungu dan wicara kan butuh pendampingan,” paparnya. (scp/tro)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Jumat 9 Juli 2021 halaman 04.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved