Breaking News:

Kabupaten Bantul

Terkait Pelaksanaan PPKM Darurat, Pemkab Bantul Tunggu Koordinasi dengan Gubernur DIY

Sebelum adanya kebijakan PPKM Darurat, Pemkab Bantul terus memperpanjang PPKM Mikro lantaran peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi di Bantul.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/ Christi Mahatma Wardhani
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten Bantul siap melaksanakan PPKM Darurat.

Sebelum adanya kebijakan PPKM Darurat inipun, Pemkab Bantul terus memperpanjang PPKM Mikro lantaran peningkatan kasus Covid-19 yang tinggi di Bantul.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa PPKM Darurat merupakan instruksi presiden secara langsung yang harus ditaati oleh seluruh wilayah yang terkena zonasi merah, di antaranya Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta.

"Insyaallah akan diterapkan mulai tanggal 3 Juli. Besok pagi kami diundang Gubernur untuk koordinasi penerapan PPKM Darurat. Pelaksanaannya akan tergantung hasil koordinasi," ujarnya Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Pemda DIY Tak Akan Sekat Wilayah Perbatasan Sepanjang Pelaksanaan PPKM Darurat

Namun demikian, Bupati mengaku siap menerapkan kebijakan tersebut, pasalnya setiap 14 hari sekali, pihaknya terus memperpanjang PPKM Mikro.

Terlebih ketika kasus Covid-19 sedang melonjak tinggi.  

"Contoh, kami sudah menutup Parangtritis dan seluruh pantai di wilayah selatan setiap sabtu minggu. Karena ada serbuan pengunjung. Yang kedua penjaja barang jasa belum divaksin," ujarnya.

"Nah kemarin kami lakukan vaksin untuk meningkatkan imunitas dan mempersiapkan manakala nanti kami buka di hari sabtu minggu," imbuhnya.

Baca juga: Kota Yogyakarta Bakal Terapkan PPKM Darurat, Bagaimana Nasib Malioboro?

Terkait apakah kebijakan tersebut akan juga diterapkan saat PPKM Darurat, Bupati menyatakan akan menunggu rekomendasi atau instruksi dari Gubernur DIY.

"Yang jelas imunitas masyarakat harus kita tingkatkan. Maka kami terus ngebut vaksinasi di mana-mana. Nanti akan kami dirikan gerai vaksinasi di 17 kecamatan. Ini untuk seluruh masyarakat, baik warga Bantul maupun bukan, semua warga boleh vaksin di Bantul," tambahnya.

Adapun sebelumnya, Bupati telah menerbitkan PPKM Mikro untuk tanggal 28 Juni sampai 5 Juli.

Perpanjangan PPKM mikro ini sudah untuk kesembilan kalinya, mengingat perkembangan pandemi di kabupaten Bantul demikian siginifikan.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved