Pesawat Tempur AS Serang Wilayah Perbatasan Irak dan Suriah, Lima Militan Dikabarkan Tewas
Militer AS kembali melakukan serangan mematikan di wilayah perbatasan Irak dan Suriah pada Senin (28/6/2021).
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON DC - Militer AS kembali melakukan serangan mematikan di wilayah perbatasan Irak dan Suriah pada Senin (28/6/2021).
Serangan yang diperintah langsung oleh Presiden AS Joe Biden tersebut menyasar fasilitas yang digunakan oleh milisi pendukung Iran.
Sejumlah orang dikabarkan tewas dalam serangan ini.
Pentagon menyebut serangan terhadap target yang digunakan oleh para milisi untuk menerbangkan pesawat tak berawak ini merupakan upaya untuk meminimalisir resiko terhadap pasukan AS.
"Atas perintah Presiden Biden, militer AS melakukan serangan udara presisi melawan kelompok pro-Iran di perbatasan Suriah dan Irak," jelas Pentagon seperti yang dikutip Tribunjogja.com dari Kompas.com.
Juru bicara John Kirby mengatakan tentara "Negeri Uncle Sam" datang atas undangan Baghdad demi membantu upaya mengalahkan ISIS.
Sumber keamanan Irak dikutip RT Minggu (27/6/2021) mengungkapkan, ledakan terjadi di wilayah permukiman Suriah.
Berbeda dengan Irak, Suriah menegaskan mereka sama sekali tidak mengundang pasukan "Negeri Uncle Sam".
Damaskus pun menyatakan bahwa keberadaan balatentara AS di wilayah mereka ilegal, sehingga seharusnya angkat kaki.
Kementerian Pertahanan AS dalam pernyataannya tidak merinci apakah ada korban jiwa dalam serangan udara tersebut.
Kantor berita Suriah SANA melaporkan, seorang anak terbunuh dalam serangan udara itu, dengan tiga warga lainnya terluka.
Baca juga: Tegas, Presiden Terpilih Iran Ebrahim Raisi Tolak Bertemu Joe Biden
Korban Tewas Lima Orang
Sementara itu dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com, dari pendataan yang dilakukan oleh Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) yang berbasis di Inggris, serangan pesawat tempur AS tersebut sedikitnya menewaskan lima orang militan Irak.
Tak hanya itu, serangan itu juga melukai sejumlah orang.
"Setidaknya lima militan Irak yang didukung Iran tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan pesawat tempur AS di perbatasan Suriah," terang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) yang berbasis di Inggris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/israel-kerahkan-jet-tempur-dan-helikopter-bombardir-pos-militer-milik-hamas-di-jalur-gaza.jpg)