Tak Pakai Warna Hijau Lagi, Inilah Rumah Prajurit TNI Rancangan Jenderal TNI Andika Perkasa

rumau itu berada di i Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista yang bermarkas di Jalan Kaliurang Km 6,5 Kentungan, Sleman.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA/Ardhike Indah
Rumah untuk para prajurit Yonif 403/WP yang dirancang langsung oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kamis (25/6/2021) 

- Tak ada Cat Hijau Seperti Rumah Prajurit Pada Umumnya

Rumah bergaya minimalis penuh estetika untuk para prajurit Yonif 403/WP yang dirancang langsung oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa
Rumah bergaya minimalis penuh estetika untuk para prajurit Yonif 403/WP yang dirancang langsung oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa (TRIBUNJOGJA/ Ardhike Indah)

TRIBUNJOGJA.COM, Yogyakarta - Rumah menjadi salah satu hal pokok yang wajib dipenuhi setiap manusia. Dengan rumah yang nyaman, maka kualitas hidup juga akan meningkat.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan bantuan renovasi puluhan rumah para prajurit yang sudah tidak layak huni.

Bantuan dari Kasad ditujukan untuk prajurit di Batalyon Infanteri 403/Wirasada Pratista yang bermarkas di Jalan Kaliurang Km 6,5 Kentungan, Sleman.

Diketahui, sebanyak 69 unit rumah sudah dibangun sejak tahun 2020 dan direncanakan ada sekitar 70 rumah lagi yang akan dibangun di tahun 2021

Tribunjogja.com mendapat kesempatan untuk melihat langsung rumah para prajurit yang sudah direnovasi di Yonif 403/WP.

Rumah tersebut memiliki luas tanah sebesar 120 meter persegi dan dibangun dengan tipe 54.

“Kondisi sebelum direhab ini sudah sangat parah, plafonnya rusak, atapnya bocor. Bahkan sebagian sudah tidak ada plafonnya,” ungkap Nicholas Harseno, Project Manager dari PT Lumbungmas Konstrindo Utama, Kamis (24/6/2021).

Perusahaan tersebut menangani rehab rumah para prajurit, termasuk barak dan perkantoran yang ada di Yonif 403/WP.

Tidak hanya keadaan rumah yang rusak, Nicholas menjelaskan, dari segi desain, rumah tidak memberikan privasi kepada para penghuninya.

Ruangan sempit, tidak dirancang dengan baik. Tamu yang berkunjung bisa langsung melihat kamar ataupun dapur.

Tipe rumah sebelumnya juga merupakan tipe 36 dan diubah menjadi tipe 54.

“Setelah direhab ini, mereka jadi punya ruangan sendiri. Mereka punya privasi dan sudah siap dihuni,” ungkapnya lagi.

Nicholas menunjukkan, di rumah itu, sudah ada dua kamar, satu dapur, satu kamar mandi, termasuk ruang tamu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved