Pedagang Kuliner di Pantai Depok Minta Obyek Wisata di Bantul Dibuka Kembali

Pedagang Kuliner di Pantai Depok Minta Obyek Wisata di Bantul Dibuka Kembali

Istimewa
Pedagang kuliner di Pantai Depok menggelar aksi protes penutupan obyek wisata dengan membawa poster pada Minggu (20/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pedagang kuliner di Pantai Depok menggelar aksi protes menuntut Pemkab Bantul untuk kembali membuka obyek wisata pada akhir pekan atau Sabtu dan Minggu.

Sebab, kebijakan pemerintah tersebut merugikan para pedagang karena sudah terlanjur membeli bahan dagangan.

Aksi protes tersebut dilakukan dengan membawa poster-poster berisikan tuntutan para pedagang yang terdampak penutupan obyek wisata pada Minggu (20/6/2021) kemarin.

Ketua Koperasi Mina Bahari 45, Sutarlan mengatakan tidak ada wisatawan yang datang ke Pantai Depok setelah pemerintah membuat kebijakan penutupan wisata.

Imbasnya dagangan kuliner terutama olahan ikan milik pedagang tidak laku sama sekali. 

"Adanya Inbup (Inbup Nomor 15/Intsr/2021) ini membuat pedagang rugi, karena blas (sama sekali) tidak ada pengunjung. Kami minta agar Inbup tersebut dibatalkan, dan pariwisata kembali dibuka,"katanya, Senin (21/06/2021).

Ia mengungkapkan pedagang yang kecewa atas penutupan obyek wisata pun kemudian menggelar aksi protes, Minggu (20/06/2021) kemarin.

Baca juga: Ditutup Pada Sabtu dan Minggu, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik di TPR Parangtritis Bantul

Baca juga: BREAKING NEWS : Kasus Positif Covid-19 di DIY Tambah 665 Pasien, Bantul Tertinggi, Sleman Kedua

Pedagang mencurahkan keberatannya dan memasangnya di sekitar pantai.

Menurut dia, keputusan untuk menutup obyek wisata sangat mendadak.

Padahal para pedagang sudah kulakan untuk mempersiapkan libur akhir pekan. Stok yang melimpah tersebut akhirnya tidak terpakai dan terancam busuk. 

"Kemarin para pedagang mengadakan corat-coret permohonan agar pariwisata dibuka kembali. Karena Sabtu dan Minggu adalah harapan kami,"ungkapnya

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menerangkan pihaknya akan melakukan evaluasi.

Selama penutupan obyek wisata Sabtu-Minggu, Pemerintah Kabupaten Bantul tetap memantau situasi dan kondisi di lapangan.

Hari ini, Senin (21/06/2021) akan dilaksanakan rapat koordinasi seluruh bupati di DIY dengan Gubernur DIY di Kepatihan, sehingga tindaklanjut terkait Inbup akan diputuskan setelah berkoordinasi dengan Pemda DIY.

"Jika hasil rapat koordinasi memutuskan pariwisata kembali dibuka, maka akan dilakukan pengawasan ektra ketat terhadap pengunjung dan tempat wisata, termasuk resto atau warung kuliner di tempat wisata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved