Mati Rasa hingga Lemah Syahwat Bisa Jadi Gejala Kolesterol Tinggi, Berikut Tips Pencegahannya

Umumnya, gejala-gejala awal kadar kolesterol tinggi tersebut kerap diabaikan dan dianggap sebagai hal yang biasa.

Editor: Muhammad Fatoni
medicalnewstoday.com
ilustrasi tes kolesterol 

TRIBUNJOGJA.COM - Sejumlah gejala kolesterol tinggi dalam tubuh kerap tidak disadari.

Umumnya, gejala-gejala awal kadar kolesterol tinggi tersebut kerap diabaikan dan dianggap sebagai hal yang biasa.

Padahal, bila kerap diabaikan kolesterol tinggi dalam darah bisa memicu sejumlah masalah kesehatan lain, mulai dari stroke hingga potensi serangan jantung.

Sebenarnya, ada beberapa gejala atau ciri-ciri bila kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi.

Baca juga: Ini Dia 6 Bahan Alami untuk Membantu Kontrol Gula Darah dan Diabetes Anda

Baca juga: 7 Minuman yang Bermanfaat Turunkan Kadar Kolesterol dalam Tubuh

Namun, beberapa gejala kadar kolesterol tinggi dalam darah seringkali tak disadari keberadaannya.

Ini kerap kali dianggap sebagai gejala keluhan kesehatan lainnya yang tak membahayakan.

Dilansir Tribun Jogja dari beberapa sumber, berikut beberapa gejala kolesterol tinggi yang jarang disadari dan tentu saja perlu diwaspadai :

1. Pembengkakan dan mati rasa pada anggota badan

Pembengkakan dan mati rasa pada anggota badan adalah salah satu gejala awal dari kolesterol tinggi.

Reaksi ini terjadi karena akumulasi lipid mengganggu sirkulasi.

2. Bau Mulut

Bau mulut adalah salah satu gejala paling umum dari kolesterol tinggi.

Terlalu banyak kolesterol dapat menciptakan kesulitan serius dengan pencernaan.

Akibatnya, Anda mungkin mengalami kekeringan dan bau tidak menyenangkan di mulut.

Bau mulut
Bau mulut (ist)

3. Kembung dan gangguan pencernaan

Selain itu, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tidak terkontrol cenderung menjadi pemicu yang kuat bagi gangguan pencernaan dan menyebabkan kembung.

4. Pusing dan sakit kepala

Karena kolesterol menumpuk di arteri, sirkulasi semakin memburuk dan oksigenasi sel terganggu.

Ini menyebabkan pusing, kehilangan keseimbangan dan sakit kepala yang kuat.

5. Masalah penglihatan

Kelebihan kolesterol mengarah pada pengembangan masalah penglihatan.

jika tidak ditangani lebih awal, mereka dapat menyebabkan kerusakan permanen.

Ini akan menyebabkan mata berwarna kuning menonjol, iritasi, dan kaburnya penglihatan.

6. Sembelit

Selain itu, penumpukan lipid di arteri juga memengaruhi pencernaan dan menyebabkan sembelit.

7. Nyeri Dada

ilustrasi
ilustrasi (Health News)

Nyeri dada adalah gejala yang sangat mudah dikenali.

Meskipun ada banyak penyakit yang berhubungan dengan nyeri dada, sebagian besar kasus terkait dengan kolesterol tinggi.

Penumpukan lemak di arteri membatasi aliran darah, dan karenanya dapat menyebabkan hipertensi.

8. Kelelahan dan kelemahan kronis

Merasa lelah dan lemah sepanjang masa dan selalu ingin tidur pada jam yang tidak biasa.

9. Gatal-gatal

Gatal-gatal terjadi ketika tubuh mengalami kesulitan mengatur kadar kolesterol.

10. Alergi makanan

Meskipun kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Akumulasi lemak yang berlebihan di arteri dan hati dapat menyebabkan alergi makanan.

11. Impotensi atau Lemah Syahwat

Ciri-ciri kolesterol tinggi pada tubuh yang jamak dialami penderitanya adalah impotensi atau lemah syahwat.

Impotensi ataupun lemah syahwat ini dapat dipengaruhi penumpukan kolesterol di pembuluh darah arteri.

Umumnya, impotensi banyak menyerang pria yang kadar kolesterolnya naik atau tinggi.

Baca juga: 7 Cara Mudah Menurunkan Kolesterol Secara Alami

Baca juga: Waspada Diabetes Tipe 2, Kenali Beberapa Gejala Awal hingga Cara Pencegahannya

Tips Pencegahan

Meskipun terkadang tidak muncul gejalanya, kita tetap bisa mencegah kemunculan ciri-ciri kolesterol tinggi.

Mencegah kenaikan kolesterol dapat menghindarkan kita dari risiko mengalami penyakit jantung.

ilustrasi
ilustrasi (familiana)

Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan untuk menghalangi kemunculan dari ciri-ciri kolesterol tinggi:

1. Mengurangi konsumsi lemak hewani dan lebih fokus mengonsumsi lemak sehat, seperti alpukat, dan sebagainya.

2. Mengurangi berat badan berlebih. Mengonsumsi makanan rendah garam dan berfokus pada konsumsi sayur, biji-bijian, dan buah.

3. Berolahraga secara teratur setidaknya 30 menit per harinya.

4. Mengatasi stres dengan meditasi, yoga, dan kegiatan lain yang menenangkan.

5. Menghindari konsumsi alkohol secara berlebih.

6. Berhenti merokok.

( tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved