Breaking News:

BREAKING NEWS : DIY Batal Lockdown, Ini Langkah Sri Sultan HB X Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Sri Sultan HB X memilih melakukan pengetatan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro ketimbang lockdown

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Jumpa pers Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X usai rapat terbatas bersama Satgas Covid-19 Nasional, Minggu (20/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarat (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, dipastikan tidak menerapkan karantina wilayah atau lockdown, meski saat ini kasus Covid-19 di wilayah DIY mengalami lonjakan.

Sri Sultan HB X memilih melakukan pengetatan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Keputusan itu ditempuh seusai digelarnya rapat koordinasi antara Gubernur DIY dengan perwakilan RS rujukan Covid-19, akademisi, serta bupati dan wali kota, Senin (21/6/2021).

Dalam rapat tersebut, Sri Sultan HB X meminta kepada seluruh kepala daerah di wilayah DIY untuk segera memperkuat dan membentuk satuan tugas (satgas) Covid-19 di tiap RT/RW. 

Baca juga: Sebaran 14.536 Kasus Baru COVID-19 Senin 21 Juni 2021 Petang Ini, Berikut Rincian di 34 Provinsi

Baca juga: UPDATE Covid-19 di DI Yogyakarta 21 Juni 2021: Tambah 662 Kasus, 12 Pasien Dilaporkan Meninggal

Pasalnya, satgas dinilai memiliki peran vital dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan maupun kerumunan masa di level paling bawah.

Satgas diharapkan dapat membantu upaya mengawasi kegiatan-kegiatan yang biasa digelar masyarakat.

Termasuk penegakan aturan dalam kebijakan PPKM mikro.  

"Perlu membatasi di antara mereka yang ada di setiap kelurahan agar satgas yang belum terbentuk mohon bisa diselesaikan yang ada di kelurahan," ujar Sri Sultan HB X saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Senin (21/6/2021).

Lebih jauh, Sri Sultan HB X menuturkan wacana lockdown yang dulu sempat dilontarkan merupakan solusi terakhir jika pandemi tak kunjung dapat dikendalikan.

Kebijakan tersebut, diakui Sri Sultan HB X  sulit untuk dilakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved