Update Corona di DI Yogyakarta
Usai Lakukan Ziarah di Magelang, Sejumlah Warga Seyegan Positif COVID-19
Setidaknya ada 38 warga Seyegan positif covid-19 setelah mengikuti kegiatan ziarah di Magelang.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Klaster penularan COVID-19 terjadi di Dusun Ngino, Desa Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman.
Dari keterangan yang berhasil dihimpun Tribunjogja.com melalui Panewu Seyegan, Budi Pramono, setidaknya ada 38 orang positif covid-19 setelah mengikuti kegiatan ziarah.
“Betul, awalnya karena ziarah ke daerah Magelang. Kemudian, ada yang bergejala sehingga dilakukan tes swab massal pada hari Senin (14/6/2021) kemarin, ternyata banyak yang terkonfirmasi positif,” ungkapnya ketika dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (17/6/2021).
Baca juga: BREAKING NEWS : Kembali Catat Rekor Baru, Penambahan 595 Kasus Positif COVID-19 di DIY Hari Ini
Dia menjelaskan, kegiatan ziarah itu dilakukan oleh sejumlah warga dengan menumpang dua bus pada 6 Juni 2021.
Dugaan awal, mereka tidak menjaga protokol kesehatan sehingga mudah terpapar COVID-19.
Setelah sejumlah warga mengalami gejala COVID-19, kemudian ada satu warga yang melakukan tes swab antigen.
Ternyata, hasilnya reaktif.
Untuk itu, sebanyak 64 warga dites swab massal guna memetakan penyebaran virus corona pasca kegiatan ziarah.
“Dari 64 orang itu, 38 diantaranya positif. Semua tersebar di 4 RT di Padukuhan Ngino XII. Mayoritas yang terjangkit adalah ibu-ibu karena yang ziarah ya ibu-ibu,” bebernya lagi.
Baca juga: Kasus Positif dan Kematian Akibat COVID-19 di DI Yogyakarta Terbilang Tinggi
Ditambahkan Budi, besok Jumat (18/6/2021), direncanakan akan ada tes swab massal lagi untuk para kontak erat dari orang-orang yang positif covid-19.
Sejak semalam, Rabu (16/6/2021), pihak Kapanewon Seyegan sudah membatasi interaksi keluar dan masuk Padukuhan Ngino agar virus tidak tersebar kemana-mana.
Edukasi protokol kesehatan kembali digencarkan agar masyarakat tidak lupa jaga jarak, mengenakan masker, cuci tangan dan tidak berkerumun.
“Mohon doanya, 38 orang positif itu sekarang sudah isolasi mandiri, semoga tidak ada yang memburuk. Tidak ada yang ke shelter. Ini semua sudah ditangani,” jelasnya. ( Tribunjogja.com )