Berita Kesehatan

Mengenali Tanda-tanda Naiknya Kadar Kolesterol, Ada 5 Gejala yang Umum Dirasakan

Gejala naiknya kadar kolesterol bisa dikenali lewat sejumlah tanda yang muncul atau dirasakan. Semisal sering mengalami kesemutan hingga pegal-pegal

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
www.drgiust.com
Ilustrasi nyeri leher. 

TRIBUNJOGJA.COM - Gejala naiknya kadar kolesterol bisa dikenali lewat sejumlah tanda yang muncul atau dirasakan. Semisal sering mengalami kesemutan hingga merasakan pegal-pegal di bagian leher dan punggung.

Dilansir webMD, kolesterol sebenarnya membantu tubuh dalam membangun sel-sel baru. Kolesterol juga bekerja melindungi saraf dan memproduksi hormon.

Secara alami, hati memproduksi semua kolesterol yang diperlukan oleh tubuh.

Baca juga: 3 Jenis Komplikasi Kadar Kolesterol Tinggi yang Harus Anda Waspadai

Namun tak sedikit di antaranya kolesterol yang diproduksi lewat makanan.

Nah, terlalu banyak kolesterol dalam tubuh merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Berikut ini gejala yang menandakan naiknya kadar kolesterol :

1. Warna kekuningan di kelopak mata

Jika bagian dalam kelopak mata tiba-tiba berubah kekuningan, Moms mungkin menderita kolesterol tinggi. Sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Baca juga: Daftar Sayuran yang Baik untuk Penderita Diabetes, Bisa Bantu Kendalikan Gula Darah

2. Cincin mata abu-abu

Cincin berwarna abu-abu di matamu adalah tanda penuaan dan akumulasi kolesterol. Hal itu akan membuat indikasi peningkatan risiko stroke dan serangan jantung.

3. Kesemutan di tungkai

Jika lengan dan kaki sering kesemutan, perlu periksa kadar kolesterol.

Ketika pembuluh darahmu terhalang oleh kolesterol, saraf perifer tidak mendapatkan tingkat oksigen yang tepat sehingga terjadi kesemutan.

4. Sakit di leher dan punggung

Kolesterol akan menghalangi sirkulasi peredaran darah ketika menumpuk di pembuluh arteri.

Gangguan sirkulasi darah yang terjadi di leher dan punggung akan menyebabkan nyeri bahu, leher, dan punggung.

Para ahli mengatakan terlalu sering merasa sakit kepala mendadak bisa jadi tanda kadar kolesterol tinggi dan harus diperiksa oleh dokter.

5. Jantung berdebar

Palpitasi jantung tidak berbahaya dan normal setelah olahraga.

Tetapi, jika mengalaminya secara tiba-tiba, perlu dikhawatirkan harus khawatir.

Bisa jadi tanda kadar kolesterol  sudah lampu merah dan masalah kardiovaskular serius.

Bagaimana Kolesterol Tinggi Menyebabkan Penyakit Jantung?

Kolesterol yang terlalu banyak bisa menumpuk pada dinding arteri yang kemudian menyebabkan proses yang disebut atherosclerosis, suatu bentuk penyakit jantung.

Yakni kondisi di mana arteri menjadi menyempit dan aliran darah ke otot jantung melambat atau tersumbat.

Padahal darah membawa oksigen ke jantung, dan jika tidak cukup darah dan oksigen mencapai jantung Anda, Anda mungkin menderita sakit dada.

Jika suplai darah ke sebagian jantung terputus sepenuhnya oleh penyumbatan, hasilnya adalah serangan jantung.

Ada dua bentuk kolesterol yang banyak orang kenal: Lipoprotein densitas rendah (LDL atau kolesterol "jahat") dan lipoprotein densitas tinggi (HDL atau kolesterol "baik".)

Ini adalah bentuk di mana kolesterol bergerak dalam darah.

LDL adalah sumber utama plak yang menyumbat arteri. Sementara HDL sebenarnya berfungsi untuk membersihkan kolesterol dari darah.

Apa yang mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah?

Baca juga: Daftar Minuman Pantangan Penderita Diabetes, Picu Naiknya Gula Darah

1. Menu makanan

Lemak jenuh, lemak trans, karbohidrat, dan kolesterol dalam makanan yang Anda konsumsi meningkatkan kadar kolesterol.

Mengurangi jumlah lemak jenuh, lemak trans, dan gula dalam makanan Anda membantu menurunkan kadar kolesterol darah Anda.

Anda juga bisa meningkatkan jumlah serat dan sterol yang berasal dari tumbuhan untuk membantu menurunkan kolesterol LDL.

2. Berat badan

Selain menjadi faktor risiko penyakit jantung, kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan kolesterol Anda.

Kehilangan berat badan dapat membantu menurunkan LDL Anda, kadar kolesterol total, dan kadar trigliserida, serta meningkatkan HDL Anda.

Baca juga: RESEP Jurus Sehat Rasulullah dari dr Zaidul Akbar: Pemanis Aman untuk Penderita Diabetes

3. Olahraga

Olahraga teratur dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL.
Anda harus mencoba untuk aktif secara fisik selama 30 menit setiap hari.

4. Umur dan Jenis Kelamin

Seiring bertambahnya usia, kadar kolesterol meningkat. Sebelum menopause, wanita cenderung memiliki kadar kolesterol total yang lebih rendah daripada pria pada usia yang sama. Namun, setelah menopause, kadar LDL wanita cenderung meningkat.

5. Keturunan

Gen Anda sebagian menentukan berapa banyak kolesterol yang dihasilkan tubuh Anda.
Kolesterol darah tinggi bisa terjadi dalam satu keluarga.

Baca juga: Superfood ! Rekomendasi Jenis Sayuran Terbaik untuk Penderita Diabetes

6. Kondisi medis

Kadang-kadang, kondisi medis dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam darah.

Ini termasuk hipotiroidisme (kelenjar tiroid yang kurang aktif), penyakit hati dan penyakit ginjal.

7. Obat-obatan

Beberapa obat, seperti steroid dan progestin, dapat meningkatkan kolesterol "jahat" dan menurunkan kolesterol "baik". (*/webMD/Tribun Jogja)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved