Update Corona di DI Yogyakarta
Kembali Rekor, Gunungkidul Catatkan 144 Kasus Baru Positif COVID-19
Penambahan 144 kasus positif hari ini membuat angka kumulatif konfirmasi positif COVID-19 Gunungkidul tembus 4.109 kasus.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rekor lonjakan kasus baru positif COVID-19 kembali pecah di Kabupaten Gunungkidul.
Adapun peningkatan tajam ini dilaporkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyampaikan bahwa Kamis (17/06/2021) ini pihaknya menerima hasil lab sebanyak 144 kasus baru positif covid-19.
"3 di antaranya dilaporkan meninggal dunia," kata Dewi dalam paparannya di Ruang Rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul sore ini.
Pada saat yang sama, ia juga melaporkan sebanyak 34 pasien sembuh.
Baca juga: Klaster Baru Terus Bermunculan, Gunungkidul dan Kulon Progo Catat Lonjakan Kasus Penularan Covid-19
Penambahan hari ini membuat angka kumulatif konfirmasi positif COVID-19 Gunungkidul tembus 4.109 kasus.
Jika dirinci, Dewi mengatakan sebanyak 3.073 kasus sudah dinyatakan sembuh dan sebanyak 184 kasus meninggal dunia.
Sedangkan kasus aktif atau dalam perawatan mencapai 852 kasus.
"Sebanyak 805 kasus aktif kini menjalani isolasi mandiri, sisanya perawatan di rumah sakit (RS) karena bergejala," jelasnya.
Menurut Dewi, angka kematian karena COVID-19 di Gunungkidul terbilang tinggi, yaitu sekitar 4,5 persen dari keseluruhan kasus.
Kini, hampir setiap hari ada laporan kasus meninggal dunia dari konfirmasi positif.
Ia juga mengungkapkan saat ini setidaknya ada 11 klaster yang bersifat aktif alias masih ada kasus positif di sana.
Klaster ini menyebar di Playen (3 klaster), Panggang, Karangmojo, Nglipar (4 klaster), Tanjungsari, dan Tepus.
"Saat ini kami juga sedang melakukan tracing (pelacakan) di kawasan Pantai Drini," ungkap Dewi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Gunungkidul Catatkan Rekor Kasus Baru COVID-19 dalam Dua Hari Berturut-turut
Ia mengatakan semakin banyak klaster yang terungkap, maka akan semakin membantu pihaknya melakukan penanganan.