Erupsi Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 16 Juni 2021, Keluarkan 10 Kali Guguran Lava Pijar Dini Hari Tadi

Gunung Merapi memuntahkan guguran lava pijar sebanyak 10 kali dengan jarak luncur maksimal 1.700 meter ke arah barat daya dan tenggara, Rabu

Tayang:
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Dok BPPTKG
Awan panas guguran Gunung Merapi tanggal 14 Juni 2021 sekitar pukul 02.44 WIB. Jarak luncur 1.600 m ke arah barat daya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gunung Merapi memuntahkan guguran lava pijar sebanyak 10 kali dengan jarak luncur maksimal 1.700 meter ke arah barat daya dan tenggara, Rabu (16/6/2021) dini hari.

Catatan tersebut berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pukul 00:00-06:00 WIB.

Secara meteorologi, cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 71-87 %, dan tekanan udara 567-707 mmHg.

Baca juga: Kabar Serie A Liga Italia, Pilihan Kontrak Transfer Pemain JUVENTUS

Secara visual, gunung jelas hingga kabut 0-I.

Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 150 m di atas puncak kawah.

Gempa guguran terjadi sebanyak 60 kali dengan amplitudo 3-26 mm berdurasi 11-106 detik.

Hembusan tercatat sebanyak 5 kali dengan amplitudo 3-7 mm berdurasi 10-18 detik.

Gempa hybrid/fase banyak terjadi sebanyak empat kali dengan amplitudo 3-6 mm, S-P : 0.3-0.5 detik dan durasi 5-10 detik.

Kemudian, gempa vulkanik dangkal terjadi sebanyak satu kali beramplitudo 35 mm dengan durasi 13 detik.

Tingkat aktivitas kini masih di level III atau siaga.

Menurut BPPTKG, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Area itu meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. 

BPPTKG mengimbau Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved