Breaking News:

Elektrolit Tubuh Kita

Keseimbangan cairan ionic tubuh sangat penting. Namun kelebihan dan kekurangan akan berdampak pada kesehatan organ-organ tubuh kita.

Editor: ribut raharjo
Elektrolit Tubuh Kita
Istimewa
Dr.rer.nat. Hj. Tanti Tatang Irianti, M.Sc., Apt

Oleh: Dr.rer.nat. Hj. Tanti Tatang Irianti, M.Sc., Apt, Fak. Farmasi UGM Yogyakarta

TRIBUNJOGJA.COM - Keseimbangan cairan ionic tubuh sangat penting. Namun kelebihan dan kekurangan akan berdampak pada kesehatan organ-organ tubuh kita.

Minuman isotonik merupakan cairan yang mengandung konsentrasi garam dan gula serta ada kesamaan seperti pada tubuh manusia.

Mineral juga terdapat dalam minuman ini contohnya kalium dan natrium dan dalam minuman tersebut  mengandung karbohidrat, mineral dan elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh.

Dampak kekurangan elektrolit dalam tubuh kita adalah detak jantung cepat, ujung jari dan kulit menjadi berwarna putih karena fungsinya mengatur otot,kerja saraf, menjaga pH darah dan menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Sangat urgent menjaga keseimbangan elektrolit tubuh dengan mengonsumsi minuman isotonic, sehingga dapat menggantikan energi, cairan tubuh dan kehilangan elektrolit.

Hal ini biasa terjadi saat melakukan aktivitas fisik berat seperti olahraga, sehingga dari minum air putih saja dirasa kurang untuk mengganti elektrolit yang keluar dari tubuh, dan untuk menjaga keseimbangan elektrolit perlu minuman yang mengandung ion.

Kekurangan elektrolit tubuh dapat mengakibatkan gangguan seperti mual, diare, hingga kram otot. Bahkan pada kasus yang cukup berat, kondisi ini bisa menyebabkan kejang, koma, bahkan gagal jantung.

Biasanya kondisi ketidakseimbangan ionic tubuh muncul, saat tubuh tidak bisa mengganti mineral yang hilang lebih cepat daripada keluarnya.

Contohnya, ketika seseorang kehilangan banyak darah akibat luka traumatis atau bila organ tubuh tidak bekerja dengan benar karena penyakit tertentu, seperti jenis kanker dan penyakit ginjal kronis.

Sedangkan penyebab lainnya, dapat terjadi pada seseorang dengan peminum alkohol, pola makan buruk dengan rendah nutrisi dan mineral, penyakit diare, muntah, dan demam, masalah pencernaan sehingga tidak mampu menyerap nutrisi dari makanan, mengonsumsi obat tertentu pada terapi penyakit.

Minuman-minuman yang beredar banyak yang mengklaim berbagai manfaat yang didapatkan tubuh kita.

Namun yang perlu diingat adalah waktu dan dosis yang tepat untuk mengonsumsi minuman ionic sangat individual, terutama ketika sedang melakukan aktivitas berat atau olahraga.

Perlu diperhatikan kandungan gula dalam minuman ini. Sebaiknya dikonsumsi sesuai dengan dosisnya. Untuk itu kenali diri kita dengan baik, termasuk aktivitas fisik yang rutin dilakukan.

Untuk bahan alami yang kaya akan mineral atau sumber elektrolit tubuh bisa mengonsumsi jeruk nipis, air kelapa, jus semangka, jus strawberry, jus mentimun dan jahe segar. (rls)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved