Breaking News:

Jenuh Belajar Daring di Rumah

Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul mencatat pada 2020 hanya ada satu siswa yang putu

KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, Bogor - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul mencatat pada 2020 hanya ada satu siswa yang putus sekolah, dari tingkat SMP. Siswa tersebut berhenti sekolah karena merasa jenuh dengan sistem pembelajaran daring atau belajar dari rumah (BDR).

Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko mengatakan selama pandemi Covid-19, proses belajar mengajar memang tak bisa dilaksanakan dengan tatap muka secara penuh.Pada jenjang SMP, Disdikpora Bantul menerapkan sistem pembelajaran kombinasi, antara daring dan luring. Sedangkan pada jenjang SD, pihaknya lebih banyak menerapkan sistem luring. Artinya, siswa atau orangtua siswa datang ke sekolah untuk mengambil tugas.

"Memang yang bersangkutan (siswa putus sekolah( inginnya berhenti dulu, karena jenuh (belajar daring). Kami sudah mencoba memberi pengertian, tetapi tetap ingin keluar. Dia tidak puas karena tidak langsung belajar di sekolah," ungkap Isdarmoko, Kamis (10/6/2021).

Pihaknya mencatat angka siswa putus sekolah di Bantul cenderung menurun dalam tiga tahun terakhir. Pada 2018, angka indeks putus sekolah siswa SMP pada level 0,02 persen, kemudian menurun pada 2019 menjadi 0,01 persen, lalu kembali menurun jadi 0,004 persen pada 2020.

Hal serupa juga terjadi pada jenjang SD, yakni 0,01 persen pada 2018, sedangkan tahun 2019 dan 2020 stagnan di level 0,004 persen. "Angka putus sekolah di Kabupaten Bantul memang rendah sekali. Kami melakukan berbagai upaya agar siswa bisa terus bersekolah. Paling hanya satu atau dua siswa yang putus sekolah," terangnya.
Guna mencegah siswa putus sekolah, terutama di tengah pandemi Covid-19, pihaknya mengupayakan berbagai model pembelajaran. Hal itu disesuaikan dengan kondisi yang ada, sehingga siswa tetap bisa mengenyam pendidikan meskipun di tengah keterbatasan. (maw)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Agus Wahyu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved