Suriah Sudah Aktifkan Sistem Pertahanan Udara, Serangan Udara Israel Tewaskan 11 Tentara dan Milisi
Belasan Orang Tewas Dalam Serangan Udara Israel Meski Suriah Sudah Aktifkan Sistem Pertahanan Udara
Tetapi media tersebut tidak melaporkan apa pun tentang korban atau kerusakan.
Tentara Israel, yang jarang mengakui serangan terhadap Suriah, menolak mengomentari "laporan di media asing".
Sejak perang saudara pecah di Suriah pada 2011, Israel telah melakukan ratusan serangan udara di wilayah Suriah.
Serangan-serangan tersebut menargetkan posisi pemerintah serta pasukan sekutu yang didukung Iran dan milisi gerakan Hezbollah dari Lebanon.
Israel telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan Suriah menjadi basis bagi musuh bebuyutannya, Iran.
Baca juga: Tengah Malam, Israel Luncurkan Roket ke Wilayah Suriah, Langsung Direspon Pasukan Pertahanan
Baca juga: Rusia Kirim Tiga Pesawat Pengebom Kelas Berat ke Suriah, Mampu Bawa Rudal Hipersonik
Serangan Rudal Berhasil Ditangkis
Beberapa rudal yang diluncurkan oleh Israel berhasil ditangkis oleh sistem pertahanan udara Suriah pada Selasa (8/6/2021) malam.
Serangan roket Israel tersebut menyasar fasilitas darat milik Suriah di selatan Damaskus.
Roket-roket dari Israel tersebut diluncurkan ke wilayah Suriah tengah malam.
Pasukan pertahanan udara Suriah kemudian langsung meresponnya dengan meluncurkan tembakan ke arah roket-roket dari Israel.
Sejumlah roket dari Israel akhirnya berhasil ditangkis oleh serangan pasukan pertahanan udara Suriah.
"Serangan di fasilitas selatan Damaskus dan di Suriah tengah dimulai pukul 23.36 waktu setempat," lapor SANA mengutip sumber militer.
Sumber tersebut menambahkan, pasukan pertahanan udara Suriah melepaskan tembakan ke sasaran udara dan berhasil menembak jatuh beberapa rudal.
"Akibatnya, tindakan agresif Israel hanya mengakibatkan kerusakan properti," tambah sumber militer tersebut.
Kendati demikian, laporan dari SANA tersebut tidak merinci fasilitas darat apa yang menjadi sasaran.