Breaking News:

Sudah 6 Ribu Pendaftar, Disdagkop dan UKM Klaten Beberkan Prioritas Penerima BPUM 2021

Prioritas dari penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 adalah pelaku usaha yang belum pernah menerima bantuan tersebut.

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Sejumlah pelaku UMKM Klaten menyerahkan berkas permohonan BPUM di loket pendaftaran Disdgagkop dan UKM Klaten, Rabu (9/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Prioritas dari penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021 adalah pelaku usaha yang belum pernah menerima bantuan tersebut.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Klaten, Mursidi saat Tribun Jogja temui di ruang kerjanya, Rabu (9/6/2021).

"Ini merupakan program Kementerian Koperasi dan UKM secara nasional, bantuan ini secara nasional menyasar kepada pelaku usaha mikro terdampak COVID-19 yang belum pernah menerima bantuan itu," ujar Mursidi.

Baca juga: KONI DI Yogyakarta Serahkan Bantuan Alat ke Tim Pencak Silat dan Kempo

Ia mengatakan, sejak dibuka pada Jumat (4/6/2021) hingga Rabu siang, lebih dari 6.000 pelaku UMKM di Klaten sudah mengajukan berkas untuk mendapatkan bantuan itu.

Padahal kata dia, bantuan yang di dapat pada tahun 2021 ini lebih kecil dibanding pada bantuan tahun 2020 lalu, di mana tahun ini bantuan hanya Rp1,2 juta.

Sementara pada tahun 2020 lalu, bantuan didapat oleh pelaku UMKM sebesar Rp2,1 juta.

"Data 6.000 itu masih akan kita seleksi yang lengkap berkasnya itu berapa. Tapi hingga sekarang sudah ada 6.000 yang masuk," ucapnya.

Menurut Mursidi, pihaknya tidak mengetahui secara pasti berapa kuota dari pelaku UMKM di Klaten yang bakal menerima bantuan tersebut.

Hal itu karena, wewenang dari Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Baca juga: Tanpa Izin dan Pemberitahuan, Kerumunan Pembeli BTS Meal Terjadi di 3 Gerai McD di Kota Yogyakarta

"Kami hanya menginput berkas, kalau kuotanya berapa itu wewenang dari Kementerian," imbuhnya.

Ia pun mengimbau pelaku UMKM untuk teliti sebelum memasukan berkas agar berkasnya bisa diverifikasi dan akhirnya bisa menerima bantuan itu.

"Iya sebelum menyerahkan atau mengisi berkas ya harus teliti dulu agar bisa diproses," ucapnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved