Breaking News:

Kasus Jamu Pegel Linu Kulon Progo, Kuasa Hukum Tersangka K Minta Penyidik BBPOM Periksa Produsen

Pengadilan Negeri (PN) Wates kembali melanjutkan sidang gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh tersangka K sebagai pemohon

TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri
Sidang Praperadilan kasus pengedaran jamu yang diduga mengandung obat kimia di Pengadilan Negeri Wates, Kulon Progo, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pengadilan Negeri (PN) Wates kembali melanjutkan sidang gugatan praperadilan yang dilayangkan oleh tersangka K sebagai pemohon dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta sebagai termohon atas kasus peredaran jamu yang diduga mengandung bahan kimia dan sudah dilarang untuk diedarkan. 

Namun dalam sidang ini, agendanya pembacaan replik dari tersangka K yang diwakili oleh kuasa hukumnya. 

Dalam pembacaan replik itu, Kuasa Hukum tersangka K, Abdus Salam menyampaikan penetapan tersangka K atas dirinya tidak sah didasarkan minimum dua alat bukti.

Baca juga: SIMAK! Ini Kuota PPDB 2021 di 16 SMP Kota Yogyakarta, Tersedia 3.466 Kursi untuk Calon Siswa

Namun demikian, dua alat bukti yang dimaksud merujuk pada ketentuan pasal 196 dan 197 Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. 

Sehingga salah satu unsur yang harus dibuktikan penyidik BBPOM terkait unsur kesengajaan sesuai pasal itu lebih kepada produsen bukan pengedar. 

Sementara penyitaan barang bukti sebanyak 25 dus jamu tidak sah karena harus melalui mekanisme yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). 

Mekanisme penyitaan harus dibuat berita acara yang harus ditandatangani oleh pihak yang disita termasuk pemohon dalam praperadilan ini. 

Namun demikian, tidak pernah ada tandatangan tersebut. 

"Sehingga di sini menjadi suatu persoalan yang memang harus dilakukan upaya hukum praperadilan sebagai salah satu upaya kita komplain terhadap proses pemeriksaan," ucapnya usai sidang praperadilan, Rabu (9/6/2021). 

Halaman
12
Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved