Update Corona di DI Yogyakarta

2.901 Anak-Anak di DIY Terpapar COVID-19

Anak-anak biasanya tertular karena kontak erat dengan keluarganya yang terkonfirmasi COVID-19. 

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Data Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY menunjukkan bahwa terkonfirmasi COVID-19 di DIY hingga (8/6/2021) lalu telah menembus angka 46.673 kasus.

Dari keseluruhan jumlah kasus, sebanyak 2.901 diantaranya merupakan anak-anak atau warga dengan golongan usia 0-10 tahun.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih mengungkapkan, anak-anak biasanya tertular karena kontak erat dengan keluarganya yang terkonfirmasi COVID-19. 

Sang anak juga bisa tertular dari orang lain yang tak taat menerapkan protokol kesehatan, sehingga tertular virus asal Wuhan, Tiangkok tersebut.

Baca juga: BREAKING NEWS : Klaster Keluarga Muncul di Sleman, 11 Orang Positif COVID-19 

Orang tua maupun masyarakat pun diimbau untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dalam segala aktivtias yang dilakukan.

Terlebih anak-anak juga merupakan kelompok rentan.

"Biasanya tertular dari keluarga atau orang lain dalam kegiatan atau kerumunan tanpa prokes," terang Berty kepada Tribunjogja.com, Rabu (9/6/2021).

Berty melanjutkan, kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY mayoritas ditemui pada kelompok usia produktif atau pada warga dengan rentan umur antara 15-64 tahun.

Rinciannya, sebanyak 5.406 merupakan kelompok usia remaja antara 11 hingga 20 tahun. 

Kemudian pada kelompok usia 21-30 tahun ditemui sebanyak 8.388 kasus, 31-40 tahun sebanyak 7.403 kasus, 41-50 tahun sebanyak 7.013 kasus, dan 51-60 tahun berjumlah 7.498 kasus. 

Baca juga: Gunungkidul Catatkan 48 Kasus Baru COVID-19 Hari Ini, 3 Pasien Dilaporkan Meninggal Dunia

Adapun terkait kasus terkonfirmasi pada warga usia lanjut, di DIY terdapat sebanyak 1.967 kasus yang ditemui. 

"Rinciannya 1.541 kasus pada usia 71-80 tahun dan 426 kasus pada usia 81-100 tahun," bebernnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji, mengakui bahwa tren penambahan kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY masih tergolong fluktuatif. 

Tren penularan pun telah merambah ke keluarga dan tetangga sehingga penularan di kalangan anak-anak perlu diwaspadai

Hingga saat ini pun Pemda DIY belum berani menentukan kapan pembelajaran tatap muka akan dilakukan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved