Berita Kesehatan
26 Penyebab Nyeri Dada yang Perlu Diketahui : Tak Selalu Akibat Penyakit Jantung
Nyeri dada memang bisa menjadi gejala masalah jantung. Namun tahukah Anda bahwa ada begitu banyak kemungkinan yang memicu munculnya nyeri dada
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
6. Paru-paru kolaps
Ketika udara menumpuk di ruang antara paru-paru dan tulang rusuk, paru-paru bisa kolaps, menyebabkan nyeri dada mendadak saat bernapas.
Jika seseorang memiliki paru-paru yang kolaps, mereka juga akan mengalami sesak napas, kelelahan, dan detak jantung yang cepat.
7. Kostokondritis
Costochondritis adalah peradangan pada tulang rawan tulang rusuk.
Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dada.
Nyeri costochondritis bisa bertambah parah saat duduk atau berbaring di posisi tertentu, serta saat seseorang melakukan aktivitas fisik apa pun.
8. Gangguan kontraksi kerongkongan
Gangguan kontraksi esofagus adalah kejang atau kontraksi pada pipa makanan.
Gangguan ini juga dapat menyebabkan nyeri dada.
9. Hipersensitivitas esofagus
Perubahan tekanan dalam pipa makanan atau adanya asam terkadang dapat menyebabkan rasa sakit yang parah.
10. Ruptur esofagus
Jika pipa makanan pecah, ini bisa menyebabkan nyeri dada yang tiba-tiba dan intens.
Pecahnya esofagus dapat terjadi setelah muntah hebat atau operasi yang melibatkan kerongkongan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nyeri-dada-non-penyakit-jantung.jpg)