Berita Kesehatan
26 Penyebab Nyeri Dada yang Perlu Diketahui : Tak Selalu Akibat Penyakit Jantung
Nyeri dada memang bisa menjadi gejala masalah jantung. Namun tahukah Anda bahwa ada begitu banyak kemungkinan yang memicu munculnya nyeri dada
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Nyeri dada memang terkadang bisa menjadi gejala masalah jantung. Namun tahukah Anda bahwa ada begitu banyak kemungkinan yang memicu munculnya nyeri di bagian dada. Ada yang merupakan indikasi kondisi serius, namun sebagian lainnya dianggap tidak berbahaya.
Berikut ini daftar 26 kemungkinan penyebab munculnya nyeri dada ;
1. Ketegangan otot
Peradangan pada otot dan tendon di sekitar tulang rusuk dapat menyebabkan nyeri dada yang terus-menerus. Jika rasa sakit menjadi lebih buruk ketika beraktivitas, maka itu mungkin merupakan gejala ketegangan otot.
2. Tulang rusuk terluka
Cedera pada tulang rusuk , seperti memar, patah, dan patah tulang , dapat menyebabkan nyeri dada.
Seseorang mungkin pernah mendengar retakan atau merasakan sakit yang luar biasa pada saat cedera jika tulang rusuknya patah.
3. Tukak lambung
Ulkus peptikum , yang merupakan luka di lapisan perut, biasanya tidak menyebabkan rasa sakit yang hebat. Namun, mereka dapat menyebabkan ketidaknyamanan berulang di dada.
Mengambil antasida, yang tersedia di apotik, biasanya bisa menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh tukak lambung.
Baca juga: Yang Perlu Anda Tahu Tentang Maag, Sakit Ulu Hati dan Sakit Tukak Lambung
4. Penyakit refluks gastroesofageal (GERD)
GERD mengacu pada saat isi perut naik kembali ke tenggorokan. Hal ini dapat menyebabkan rasa terbakar di dada dan rasa asam di mulut.
Baca juga: Tanda-tanda Anda Mengalami Gejala GERD dan Faktor Penyebabnya
5. Asma
Asma adalah gangguan pernapasan umum yang ditandai dengan peradangan di saluran udara, yang dapat menyebabkan nyeri dada.
Gejala lain termasuk sesak napas, batuk, dan mengi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/nyeri-dada-non-penyakit-jantung.jpg)