Persiapan PTM, Sejumlah PAUD di Sleman Kerjasama dengan RS Bhayangkara

Kerjasama dengan RS Bhayangkara itu terkait dengan edukasi protokol kesehatan (prokes) untuk guru, wali murid dan anak didik.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (PAUDdikdasmen) di Masa Pandemi Covid-19.

Panduan itu dihadirkan untuk menerjemahkan keputusan bersama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Menteri Kesehatan (Menkes), Menteri Agama (Menag), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Diharapkan, panduan tersebut bisa menjadi alat bantu guru dan tenaga pendidik jenjang PAUDdikdasmen dalam mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Mendikbudristek, Nadiem Makarim, menyatakan panduan tersebut sekaligus sebagai respons atas masukan para pendidik dan orangtua siswa.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, Dedi Budiono, mengakui pihaknya segera mensosialisasikan PAUDdikdasmen itu.

Dia berharap, sekolah bisa segera menyesuaikan pembelajaran dengan panduan yang diterbitkan.

Ini perlu segera dilakukan guna mengoptimalkan pembelajaran di masa pandemi.

“Ya, sebagian guru sudah ada yang mendapat materi tersebut. Kami sudah melalui pengawas dan rapat koordinasi kepala sekolah meminta agar cepat diimplementasikan,” katanya, Selasa (8/6/2021).

Dia menjelaskan, Disdikpora Kota Yogyakarta bakal menekankan kreativitas guru saat kegiatan belajar mengajar.

“Nantinya, metode pembelajaran akan disalurkan dengan cara yang menghibur dan tidak membebani murid,” bebernya lagi.

Artinya, metode pembelajaran akan disalurkan dengan cara yang menghibur dan tidak membebani murid.

Sehingga, seminimal mungkin pembelajaran dijauhkan dari beban tugas, meski bukan berarti menghilangkannya.

Untuk mempersiapkan uji coba PTM di sekolah, 9 lembaga PAUD yang terhimpun dalam Gugus PAUD IV Kapanewon Kalasan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda DIY beberapa waktu lalu.

9 lembaga PAUD di Gugus PAUD IV kalasan yang menandatangi MoU adalah TK Kemala Bhayangkari, SPS An Nurumi, KB ABA Gendingan, TK ABA Karang, TK Kanisius Kalasan, TK Ar Rahman II, TK Bhakti II, TK PKK Sembur, dan TK ABA Gendingan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved