Breaking News:

Bupati Klaten Minta 50 Persen Ruang Rest Area Tol Yogyakarta-Solo Pasarkan Produk UMKM

Bupati Klaten, Sri Mulyani meminta 50 persen ruang di rest area Jalan Tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memasarkan produk-produk

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/ Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat ditemui seusai rapat koordinasi tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Jumat (4/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani meminta 50 persen ruang di rest area Jalan Tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memasarkan produk-produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah itu.

Hal itu disampaikan oleh orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Klaten itu setelah menghadiri audiensi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten dengan stakeholder pengerjaan tol tersebut, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: HIPMI Bantul Akan Bentuk Sentra Kewirausahaan Pemuda Sebagai Inkubator Pengusaha Milenial

"Saya selalu dari awal menyampaikan, rest area ini kami memohon 50 persen nanti dikuasai oleh pemerintah daerah. Sehingga pemerintah daerah nanti akan memberikan kesempatan pelaku usaha (lokal) untuk berusaha (memasarkan produknya) di rest area tersebut," ujar Sri Mulyani.

Sebagaimana diketahui, jumlah rest area Jalan Tol Yogyakarta-Solo di Klaten, ada dua yakni rest area Manjungan yang berada di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Serta, rest area Jagalan yang berlokasi di Desa Jagalan dan Desa Demak Ijo, Kecamatan Karangnongko

Menurut Sri Mulyani, rapat koordinasi antara Forkopimda Klaten dengan melibatkan panitia pengerjaan tol itu dan PT Jogja-Solo Makmur Mandiri (JMM) hari ini untuk mendapatkan informasi terbaru terkait pengerjaan tol tersebut.

"Koordinasi ini melaporkan rencana-rencana ke depan itu seperti apa. Pihak BPN (Badan Pertanahan Nasional Klaten) tadi menyampaikan jika progress saat ini pembebasan lahan, memang ada keterlambatan itu karena keterbatasan keuangan dari pemerintah pusat," ujarnya.

Selain itu, kata Mulyani, pada bulan Juli 2021 ini, pengerjaan jalan Tol Yogyakarta-Solo bakal memasuki pengerjaan fisik untuk tahap awal di Solo. Hal itu karena pengerjaan tol dilakukan secara bertahap.

Diakui Muyani, secara prinsip Pemkab Klaten beserta masyarakat sangat mendukung adanya pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut di Klaten.

Baca juga: Sempat Tercoreng Karena Unggahan Viral Medsos, Dinas Pariwisata DIY: Ekonomi Tumbuh 6 Persen

"Kami mendukung PSN ini. Besar harapan kami dengan pembangunan tol ini ke depan membawa dampak bagi masyarakat dan Klaten," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten, Anif Solikhin mengatakan jika pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Solo di Klaten ikut menerjang setidaknya 10 tanah wakaf.

"Saya detailnya belum tahu ya, yang wakaf itu ada 10 lokasi yang kena. Ini informasi yang kami terima dari BPN Klaten ya. Nanti soal gantinya di musyawarahkan ya," imbuhnya. (Mur)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved