Breaking News:

Hans Christian Pratama, Atlet PON DIY Cabor Menembak Padatkan Latihan Hingga September 2021

Atlet menembak, Hans Christian Pratama Tioparta Manihuruk yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bulan Oktober nanti

Dok Humas KONI DIY
Hans Christian (kanan) berfoto bersama pelatih, Sofan Hadi (kiri) di tengah sesi Puslatda. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Atlet menembak, Hans Christian Pratama Tioparta Manihuruk yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua bulan Oktober nanti menyayangkan ditundanya dua kejuaraan menembak, yang seharusnya menjadi tempat untuk menguji kemampuan hasil latihannya selama ini.

Kejuaraan tersebut juga seharusnya menjadi ajang try out yang sudah diagendakan jauh hari.

Namun begitu, Hans dan pelatihnya Sofan Hadi sepakat untuk tetap melaksanakan latihan yang kemudian dipadatkan pada bulan Juni hingga September 2021 nanti.

"Kebetulan seharusnya ada kejuaraan sehabis lebaran, tapi ditunda dan bersama mas Hans sepakat untuk padatkan latihan di sini (Lapangan Tembak Batalyon A Pelopor Mako Brimob DIY Gondowulung)," ujar Sofan Hadi.

Baca juga: Cari Korban Hilang di Pantai Ngluwen, SAR Gunungkidul Perluas Area Pencarian

Hans merupakan atlet level 1 yang akan mengikuti pertandingan bertaraf nasional dan internasional, sehingga kejuaraan yang seharusnya diikuti ialah Lomba Menembak Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Cup Tahun 2021 di Cilandak, Jakarta Selatan, pada 3-6 juni 2021.

Sayangnya kejuaraan tersebut diundur pada 28 Juli 2021. Lalu satu kejuaraan lain ialah Kejuaraan Menembak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di Senayan, Jakarta Pusat pada 18-20 Juni 2021. 

Namun hingga saat ini, kejuaraan yang akan diadakan Kemenpora itu masih belum terdapat kejelasan jadwal pengganti. Halnya disinyalir karena persoalan pandemi Covid-19 dan adanya penyekatan wilayah menjadi faktor tertundanya event-event tersebut. 

"Prediksi jadwal kejuaraan padat di Juli, Agustus, September (2021). Semoga bisa mengikuti, karena di event ini nantinya lebih kelihatan (untuk ajang kemampuan). Sementara banyak latihan, juga sekaligus menghabiskan alokasi peluru yang ada," jelas Hans.

Sementara, intensitas latihan yang akan dijalani Hans adalah dua kali dalam sepekan pada Juni-Juli 2021. Dan meningkat menjadi tiga kali sepekan pada Agustus-September 2021. 

Terlebih Hans juga adalah atlet yang diunggulkan dan berpeluang meraih medali emas di PON XX Papua. Maka kini ia tengah melakoni program latihan mandiri menuju berat badan ideal, dengan harapan saat kejuaraan untuk try out itu terlaksana, ia dapat bersaing dengan rival beratnya dari DKI Jakarta dan Jawa Barat.  

Sementara itu Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY, Djoko Pekik Irianto, saat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) cabor menembak bersama jajarannya, Agung Nugroho, Wesley Heince Parera Tauntu, serta Prawendro, di lapangan setempat pada Jumat (28/5/2021), mengapresiasi upaya atlet yang ingin mendapatkan hasil terbaik lewat latihan tersebut. 

Namun demikian, pihaknya akan berupaya memfasilitasi kebutuhan atlet ini melalui program Tim Satuan Tugas (Satgas) Puslatda PON XX Papua Provinsi DIY.

Baca juga: Awal Bulan Ada 6 Zodiak yang Kariernya Diprediksi Bakal Melejit Selasa 1 Juni 2021

Sehingga dapat mencapai berat badan ideal, tampil atletis, dan lebih gesit saat berada di lapangan tembak. 

Tentunya ini juga akan disesuaikan dengan program pelatihan yang kini telah memasuki periode prakompetisi. 

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih tak terhingga kepada Kapolda DIY Irjen Pol. Asep Suhendar, dan Dansat Brimob Polda DIY Kombes Pol. Imam Suhadi, yang sudah mendukung olahraga menembak di DIY, bahkan memberikan fasilitas latihan kepada atlet/pelatih DIY. Semoga di PON XX Papua, atlet dapat meraih prestasi terbaik. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved