Cari Korban Hilang di Pantai Ngluwen, SAR Gunungkidul Perluas Area Pencarian

Satu korban terseret ombak laut di Pantai Ngluwen, Kalurahan Krambil Sawit, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul belum ditemukan hingga Senin (31/05/2021)

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
istimewa
Petugas SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul bersama warga memantau dari atas tebing kawasan Pantai Ngluwen, Saptosari pada Minggu (30/05/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Satu korban terseret ombak laut di Pantai Ngluwen, Kalurahan Krambil Sawit, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul belum ditemukan hingga Senin (31/05/2021) ini.

Tim SAR pun masih terus melakukan upaya pencarian.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto menyampaikam proses pencarian kembali dilakukan pada hari ini sejak pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Banyak Warisan Sejarah, Gunungkidul Dinilai Layak Miliki Museum Sendiri

"Area pencarian juga kami perluas," kata Suris pada wartawan.

Ia menjelaskan pencarian akan menyasar ke arah barat, sekitar satu kilometer (km) dari lokasi kejadian. Proses penyisiran dilakukan lewat pemantauan dari atas tebing kawasan pantai tersebut.

Suris mengatakan personel juga ditambah untuk melakukan pencarian tersebut. Terdapat 20 orang personel yang diterjunkan dan terbagi dalam dua kelompok.

"Selain tim gabungan, koordinasi juga kami lakukan dengan keluarga korban," jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, tubuh korban bernama Muhammad Rois Chaq (19) belum juga ditemukan. Suris pun berharap pencarian hari ini membuahkan hasil.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono menyampaikan Muhammad Rois terseret ombak laut di Pantai Ngluwen pada Minggu (30/05/2021) pagi. 

Baca juga: Disdikbud Kota Magelang Nilai Pelaksanaan PPDB 2021 Berjalan Lancar

"Ia bersama dengan temannya bernama Derbita Nadifa Shafira (19)," jelasnya kemarin.

Keduanya diketahui tengah berkemah di pantai tersebut. Saat kejadian, air laut sedang pasang sehingga menimbulkan ombak tinggi yang menerjang dan menyeret keduanya ke tengah laut.

Adapun Derbita berhasil dievakuasi oleh nelayan setempat dengan menggunakan perahu. Namun korban didapati sudah meninggal dunia.

"Satu korban sudah dievakuasi, sedangkan satu lagi masih belum ditemukan," kata Marjono. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved