Erupsi Gunung Merapi
Update Gunung Merapi Pagi Ini 30 Mei 2021, Guguran Lava Pijar Meluncur 2 Kali dalam 6 Jam
Gunung Merapi teramati mengeluarkan dua kali guguran lava pijar selama pukul 00.00-06.00 WIB, Minggu (30/5/2021).
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi teramati mengeluarkan dua kali guguran lava pijar selama enam jam terakhir.
Tepatnya sepanjang periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, Minggu (30/5/2021).
"Jarak luncur maksimal sekitar 800 meter ke arah barat daya," terang Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Yogyakarta, Hanik Humaida.
Hasil amatan visual lain menunjukkan gunung tampak jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III menyelimuti Merapi.
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 500 m di atas puncak kawah.
Baca juga: Cahaya Biru di Puncak Merapi Dipastikan Meteor
Adapun hasil amatan meteorologi menunjukkan kondisi cuaca di sekitar Merapi adalah berawan dan mendung.
"Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 70-82 %, dan tekanan udara 576-688 mmHg," paparnya.
Menimbang hasil pengamatan itu, status Gunung Merapi yang ditetapkan masih berada di level III atau siaga.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," imbuh Hanik. ( Tribunjogja.com )