Breaking News:

Bisnis

Kadin DIY Dorong UKM, Industri Kreatif, dan Pariwisata Terus Bergerak

Kadin DIY terus mendorong agar UKM, industri kreatif, dan pariwisata terus bergerak di masa pandemi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/ Amalia Nurul Fathonaty
Ketua Umum KADIN DIY GKR Mangkubumi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY terus mendorong agar UKM, industri kreatif, dan pariwisata terus bergerak di masa pandemi dengan memanfaatkan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Kadin DIY GKR Mangkubumi.

"Mulainya mesti dari industri kreatif dan turisme karena memang itu yang bisa dimajukan. Yang kedua, yakni bagaimana vocational studies itu benar-benar ditingkatkan," ujarnya, Sabtu (29/5/2021).

Selain itu, menurut dia untuk menjadi kompetitif di era digital sangar diperlukan.

Baca juga: Kadin DIY Lihat Adanya Antusiasme Vaksin Gotong-royong di Kalangan Pengusaha

Sebab kini semua beralih ke teknologi termasuk dalam perdagangan.

"Serta dibuat bukan saja melek digital, tapi kompetitif secara digital. Karena sekarang semuanya serba memakai teknologiteknologi e-commerce. Jadi hal ini lah yang akan kita tekankantekankan agar teman-teman bisa cepat naik kelas," tuturnya.

Sedangkan untuk pariwisata, ia menyampaikan bahwa pariwisata saat ini tidak bisa seperti dulu.

Sehingga harus diciptakan ide-ide kreatif, baik online maupun offline untuk berpariwisata.

"Seperti sekarang contohnya YouTube. Kemudian kalau transaksi ya market place. Jadi mungkin bisa ada seperti member atau yang lainnya, yang bisa menciptakan promosi wisata yang mendatangkan uang," kata dis.

Sehingga yang terjadi tidak hanya sekadar berbagi informasi, tapi bagaimana hal itu juga bisa mendatangkan uang.

"Karena memang mau tidak mau harus berubah. Dulu kan pariwisata kalau semakin rame semakin banyak orang datang. Sekarang justru semakin rame semakin enggak datang," ungkapnya.

Lanjutnya, pandemi ini benar-benar menuntut segalanya diubah.

Sehingga beralih ke platform online pun menjadi pilihan. Namun hal itu juga memerlukan upaya dan adaptasi.

Baca juga: GKR Mangkubumi Wakili Kadin DIY di Munas ke-VIII Kadin Indonesia

"Kemarin memang belum fokus untuk online itu seperti apa, karena offline itu lebih ampang diciptakan. Dan memang kita harus punya metode atau strategi sendiri untuk promosi online memajukan pariwisata di Yogya secara online," terangnya.

Ia pun juga akan mendorong dari dalam Kadin untuk memberikan pelatihan dan pendampingan UKM.

"Di kami juga ada yang jualan di market place dan hasilnya lumayan. Jadi mereka kita minta untuk memberikan pelatihan kepada para UKM, berkolaborasi lintas bidang agar benar dari pengurus ke pengurus, dan untuk masyarakat juga," ucapnya.

"Jadi bagaimana kita memberdayakan potensi yang ada untuk melatih lintas bidang ini. Agar sinergi tercipta. Utamanya itu dulu, jualan melalui market place. Kalau bicara UKM harus ada yang mendampingi sampai mereka jalan," tuturnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved