Yogyakarta

Sri Sultan HB X Akan Gelar Open House Secara Virtual dengan Warga DI Yogyakarta

Setelah ditiadakan karena pandemi COVID-19, Pemda DIY akan kembali menggelar syawalan atau halal bi halal pada bulan Syawal tahun 1442 H ini. 

Tayang:
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Setelah ditiadakan karena pandemi COVID-19, Pemda DIY akan kembali menggelar syawalan atau halal bi halal pada bulan Syawal tahun 1442 H ini. 

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, syawalan kali ini akan digelar secara daring pada Senin (31/5/2021) mendatang.

Kabag Humas Biro Umum, Humas dan Protokol Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menyampaikan, kegiatan ini digelar sebagai ajang silaturahmi antara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wagub DIY KGPAA Paku Alam X dengan masyarakat. 

Meskipun tidak bisa bertatap muka dan berjabat tangan langsung, namun diharapkan tidak mengurangi esensi perhelatan halal bihalal.

Baca juga: UPDATE Covid-19 DI Yogyakarta 28 Mei 2021: Tambah 180 Kasus, 195 Pasien Dinyatakan Sembuh

“Kita menggunakan format yang baru dengan menyesuaikan kebijakan baru sesuai dengan arahan pemerintah pusat, yaitu halalbihalal secara virtual. Kami sekaligus ingin  memberikan contoh kepada masyarakat bahwa kita masih bisa saling silaturahmi, saling memaafkan dalam moment Idul Fitri melalui virtual atau melalui online, tanpa bertemu langsung secara fisik,” kata Ditya.

Sebelum pandemi COVID -19 melanda, secara rutin Gubernur beserta Wakil Gubernur DIY menyediakan waktu untuk bisa bertemu langsung dengan masyarakat di Bangsal Kepatihan. 

Selain itu, Sri Sultan dan Sri Paduka juga akan menyempatkan diri untuk bertandang ke kabupaten/kota untuk bisa silaturahmi dan bertemu langsung dengan masyarakat di kabupaten/kota. 

Pada tahun ini, format syawalan dibuat berbeda.

Nantinya, seluruh bupati/walikota beserta wakilnya akan hadir bersamaan secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Termasuk masyarakat DIY yang berada di Jakarta, juga akan mengikuti acara tersebut.

Karena menurut Ditya, setiap tahun Sri Sultan dan Sri Paduka juga menyempatkan diri untuk bertandang ke Jakarta guna bersilaturahmi dengan masyarakat DIY di Jakarta.

“Kami juga turut mengundang ketua-ketua paguyuban serta perwakilan-perwakilan masyarakat yang ada di Jakarta. Nanti mereka akan dikoordinir oleh Badan Penghubung Daerah atau Banhubda DIY," tandasnya. 

"Nantinya Gubernur DIY beserta Ibu, dan Wagub DIY beserta Ibu, akan hadir secara luring di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Juga diikuti secara luring oleh jajaran Kepala Forkopimda DIY," tambahnya.

Sedangkan untuk Kepala OPD serta bupati/walikota, tetap daring dari kantor masing-masing.

Baca juga: Pemda DIY Dapat Jatah 266 Formasi CPNS dan PPPK

Acara sendiri akan  berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB.

“Sesuai dengan prokes, waktunya kita batasi tidak boleh lebih dari 2 jam di ruang tertutup. Jumlah yang hadir juga kita batasi. Tentunya yang hadir secara luring kita pastikan akan menjalankan prokes secara ketat. Termasuk nanti akan ada tes genose bagi peserta sebelum masuk ruangan,” papar Ditya.

Pemda DIY menurut Ditya juga mempersilakan masyarakat umum untuk bergabung pada acara tersebut melalui aplikasi zoom meeting. 

Tata cara pendaftaran akan diumumkan melalui media sosial milik Humas Pemda DIY.

Namun, karena keterbatasan kuota, nantinya peserta akan tetap dibatasi.

Guna mengakomodir masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut, Ditya mengatakan bahwa acara akan disiarkan secara langsung melalui kanal youtube Humas Jogja serta JI TV.

Selain itu juga bisa disaksikan di kanal youtube masing-masing kabupaten/kota. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved