Inilah yang Terjadi pada Tubuh Jika Kadar Gula Darah Anda Terlalu Tinggi

Gula dalam darah bertujuan untuk memberi energi pada sel dan organ tubuh. Namun, jumlah gula darah yang terlalu banyak bisa menyebabkan hiperglikemia

Editor: Rina Eviana
net
Ilustrasi pengukuran kadar gula darah 

2. Penurunan berat badan

Gula darah tinggi dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tiba-tiba atau tanpa sebab yang pasti.

Hal ini terjadi karena sel-sel tubuh tidak mendapatkan glukosa yang dibutuhkan sehingga tubuh membakar massa otot dan lemak untuk energi.

3. Mati rasa dan kesemutan

Gula darah tinggi juga dapat menyebabkan mati rasa, terbakar, atau kesemutan di tangan dan kaki.

Kondisi ini disebabkan oleh neuropati diabetik atau suatu komplikasi diabetes yang sering terjadi setelah tingginya kadar gula darah dalam jangka waktu yang lama.

Seiring waktu, gula darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada organ dan sistem tubuh.

Gula darah tinggi juga bisa merusak pembuluh darah yang memicu komplikasi berikut:

-serangan jantung atau stroke

-kerusakan mata dan kehilangan penglihatan

-penyakit ginjal atau gagal

-masalah saraf di kulit, terutama kaki, menyebabkan luka, infeksi, dan masalah penyembuhan luka.

Baca juga: Hasil Penelitian, Madu Bisa Turunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes

Cara mengontrol gula darah

ILUSTRASI - Pengukuran Kadar Gula Darah
ILUSTRASI - Pengukuran Kadar Gula Darah (net)

Untuk mencegah risiko tersebut, kita harus menjaga keseimbangan kadar gula dalam darah.

Berikut tips menjaga kadar gula dalam darah:

-periksa kadar gula darah secara teratur

-konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan atau ahli gizi untuk mengetahui pola makan yang tepat

-mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari infeksi, misalnya, mencuci tangan secara teratur. Hal ini wajib dilakukan karena penyakit, seperti pilek, dapat memicu peningkatan tekanan darah

-lakukan gaya hidup sehat dengan makan bergizi seimbang dan olahraga mereka untuk

-menyeimbangkan kadar gula darah

-meminimalkan stres, misalnya melalui olahraga, cukup tidur, dan kegiatan rileksasi seperti meditasi atau yoga.(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved