Erupsi Gunung Merapi
UPDATE Gunung Merapi Pagi Ini Rabu 26 Mei 2021, Selama Enam Jam Teramati 5 Kali Guguran
Pada Rabu (26/5/2021) pukul 00.00-06.00 WIB, terlihat 4 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1800 m mengarah ke barat daya.
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) merilis laporan aktivitas gunung merapi, Rabu (26/5/2021).
Pengamatan selama enam jam, mulai pukul 00.00-06.00 WIB, cuaca di area Gunung Merapi tampak cerah dan berawan.
Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat.
Suhu udara 14-21 °C, kelembaban udara 71-90 %, dan tekanan udara 568-708 mmHg.
Secara visual, gunung jelas hingga kabut 0-I. Asap kawah tidak teramati.
Baca juga: Update Gunung Merapi 25 Mei 2021, Terjadi Guguran Lava Pijar 4 Kali Pagi Ini
Namun, terlihat 4 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1800 m mengarah ke barat daya.
Teramati juga 5 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 1.500 m ke arah barat daya.
Intensitas kegempaan juga tergolong cukup sering.
Awan panas guguran terjadi sebanyak empat kali dengan amplitudo 20-27 mm berdurasi 104-130 detik.
Untuk guguran, terjadi 34 kali dengan amplitudo 3-22 mm berdurasi 12-120 detik.
Sementara, hembusan terjadi empat kali dengan amplitudo 3-8 mm dan berdurasi 15-28 detik.
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida mengungkapkan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya.
Area tersebut meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.
Baca juga: Minggu Malam, Merapi Muntahkan Guguran Lava Pijar Tiga Kali Sejauh 1,5 Km
Sedangkan, lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.