Pembangunan Pelabuhan Gesing di Gunungkidul Masuk Tahap Pengadaan Lahan
Pembangunan pelabuhan perikanan Gesing di Gunungkidul telah memasuki tahap pengadaan lahan. Proyek pembangunan tersebut rencananya membutuhkan
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Dari segala potensi yang tersedia, nelayan DIY baru bisa menangkap sekitar 6.500 ton sumber daya laut tiap tahunnya.
Hal tersebut lantaran kapal-kapal yang digunakan nelayan DIY mayoritas tergolong kecil atau di bawah 5 gross tonage (GT).
Baca juga: Jumlah Warga yang Terpapar COVID-19 di Tiga RT Satu Desa di Klaten Bertambah Tiga Orang
Bayu berharap dengan adanya pelabuhan Gesing dapat memfasilitasi kapal-kapal nelayan berkapasitas besar hingga mencapai 50 GT sehingga tangkapan nelayan otomatis dapat meningkat.
"Yang kapal 10 GT sampai 30 GT hanya ada di Sadeng dan itu juga terlalu crowded. Sehingga kita harus punya pelabuhan baru untuk memfasilitasi nelayan agar lebih besar, melaut lebih jauh, dan hasil tangkapan lebih banyak," papar Bayu.
Terkait rencana hibah kapal dengan kapasitas di atas 5 GT, Bayu belum bisa memberi kepastian. Pasalnya, Diskelautkan DIY masih berfokus pada upaya pembebasan lahan.
Namun, pihaknya telah menyiapkan kelompok sumber daya manusia yang telah diberi pelatihan untuk menangkap ikan.
"Nanti kalau sudah beres semua di 2022-2023 nanti kita usulkan (hibah kapal), nanti kita melihat dulu selesainya kapan," tuturnya. (tro)