IBL Pertamax 2021
Kalah dari Louvre Dewa United, Ini Kata Pelatih KAI Bima Perkasa Jogja
Anak asuh David Singleton dipaksa menyerah 63-67 lewat drama overtime atas Louvre Dewa United di Britama Arena, Jakarta, Senin (24/5/2021)
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Susilo Wahid
Tembakan tiga angka Jamarr pada buzzer time seakan menjadi mimpi buruk Bima Perkasa karena membuat skor menjadi sama kuat 58-58.
Laga terpaksa dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Sayang, upaya Samuel Devin dkk mengamankan kemenangan Bima Perkasa gagal usai di babak overtime justru menjadi milik Louvre dengan skor 67-63.
Pemain Louvre, Jamarr Andre Johnson mencetak double-double dengan 19 angka dan 23 rebound pada laga tersebut. Dirinya, juga menjadi salah satu pemain kunci Louvre di laga kali ini.
“Kami keluarkan usaha terbaik. Senior dan pemain muda kami tak ingin pulang dan saling menguatkan sehingga kami terus berjuang dan menang,” kata Jamar dikutip dari laman IBL.
Pelatih Bima Perkasa David Singleton menyebut, kurang tenangnya eksekusi serangan Adit cs di kuarter keempat menjadi salah satu faktor timnya gagal mengunci kemenangan atas Louvre.
“Gim yang sulit, tiga kuarter kami sudah bermain bagus. Saya tetap bangga pada tim ini,” kata David Singleton dikutip dari laman IBL.
“Eksekusi kami pada kuarter keempat kurang tenang. Sudah unggul 13 angka namun tersusul dalam enam menit,” kata kapten tim Bima Perkasa, R. Azzaryan Pradhitya.
Laga ketiga, Selasa (25/5/2021), menjanjikan keseruan dari pertarungan kedua tim yang sama-sama bertekad menuju semifinal menghadapi Pelita Jaya Bakrie yang sudah menunggu di semifinal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bima-perkasa.jpg)