IBL Pertamax 2021

Kalah dari Louvre Dewa United, Ini Kata Pelatih KAI Bima Perkasa Jogja

Anak asuh David Singleton dipaksa menyerah 63-67 lewat drama overtime atas Louvre Dewa United di Britama Arena, Jakarta, Senin (24/5/2021)

Tayang:
Penulis: Susilo Wahid Nugroho | Editor: Susilo Wahid
DOK. IBL INDONESIA
SENGIT - Pemain KAI Bima Perkasa Jogja, Nuke Tri Saputra (kanan) berduel sengit dengan pemain Louvre Dewa United Surabaya dalam laga kedua play off IBL Pertamax 2021 di Britama Arena, Jakarta, Senin (24/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Keinginan KAI Bima Perkasa Jogja untuk langsung menyegel satu tempat di babak semifinal IBL Pertamax 2021 gagal terwujud.

Anak asuh David Singleton dipaksa menyerah 63-67 lewat drama overtime atas Louvre Dewa United di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (24/5/2021).

Di pertemuan pertama fase play off, KAI Bima Perkasa Jogja sebenarnya sudah meraih kemenangan kala bentrok kontrak Louvre. Bertanding di lokasi yang sama pada Minggu (23/5/2021), KAI Bima Perkasa menang, 79-63.

Kekalahan di pertemuan kedua memaksa pertandingan harus berlanjut ke laga ketiga yang akan digelar pada Selasa (25/5/2021) di Britama Arena.

Kuarter pertama, Bima Perkasa sebenarnya tampil impresif. Azzaryan Pradhitya memimpin perolehan poin Bima Perkasa dengan catatan 11 poin.

Pemain yang akrab disapa Adit itu lebih leluasa bergerak ketika pertahanan Louvre fokus membatasi ruang gerak Indra Muhammad. Bima Perkasa mampu unggul 24-13 di akhir kuarter pertama.

Kuarter kedua, Louvre melesat dan memperkecil margin skor menjadi 19-24. Tetapi Bima Perkasa merespons lewat Azzaryan Praditya.

Tanpa pengawalan, Adit melepaskan tembakan dari sisi kiri Louvre. Hasilnya, Bima Perkasa kembali menjauh 27-19. Setelah itu, Galank memperlebar jarak menjadi 29-19 lewat under-basket.

Sayang, Nuke Tri Saputra yang baru saja kembali membela Bima Perkasa di babak play off tak bisa melanjutkan laga di lima menit sisa kuarter kedua. Nuke mengalami cedera engkel.

Cedera Nuke mampu dimanfaatkan Lovre dengan mencetak back-to-back three point. Beruntung, Bima Perkasa masih unggul 38-33 di kuarter kedua.

Laga berjalan dengan tempo cenderung lambat di kuarter ketiga. Produktifitas poin antara kedua tim menurun.

Namun setidaknya, Bima Perkasa bisa mencetak lebih banyak poin dari Louvre. Itu membuat mereka bisa mempertahankan keunggulan di kuarter ketiga.

Bima Perkasa masih bisa menjaga keunggulan 56-45 setelah Rachmad Febri Utomo mencetak three point jump shot.

Restu mengawali poin pada kuarter terakhir 58-45. Satu lemparan bebas Gusti Putu Suputra, lay up Leonardo dan tiga angka dari Jamarr membuat Louvre mendekat 58-53 di waktu tersisa di bawah dua menit.

Lay up Suputra membuat pertandingan semakin menegangkan 58-55 pada waktu tersisa 31 detik.

Tembakan tiga angka Jamarr pada buzzer time seakan menjadi mimpi buruk Bima Perkasa karena membuat skor menjadi sama kuat 58-58.

Laga terpaksa dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Sayang, upaya Samuel Devin dkk mengamankan kemenangan Bima Perkasa gagal usai di babak overtime justru menjadi milik Louvre dengan skor 67-63.

Pemain Louvre, Jamarr Andre Johnson mencetak double-double dengan 19 angka dan 23 rebound pada laga tersebut. Dirinya, juga menjadi salah satu pemain kunci Louvre di laga kali ini.

“Kami keluarkan usaha terbaik. Senior dan pemain muda kami tak ingin pulang dan saling menguatkan sehingga kami terus berjuang dan menang,” kata Jamar dikutip dari laman IBL.

Pelatih Bima Perkasa David Singleton menyebut, kurang tenangnya eksekusi serangan Adit cs di kuarter keempat menjadi salah satu faktor timnya gagal mengunci kemenangan atas Louvre.

“Gim yang sulit, tiga kuarter kami sudah bermain bagus. Saya tetap bangga pada tim ini,” kata David Singleton dikutip dari laman IBL.

“Eksekusi kami pada kuarter keempat kurang tenang. Sudah unggul 13 angka namun tersusul dalam enam menit,” kata kapten tim Bima Perkasa, R. Azzaryan Pradhitya.

Laga ketiga, Selasa (25/5/2021), menjanjikan keseruan dari pertarungan kedua tim yang sama-sama bertekad menuju semifinal menghadapi Pelita Jaya Bakrie yang sudah menunggu di semifinal. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved