Pangeran William Buka Suara Terkait Wawancara BBC kepada Putri Diana, Merasa Sang Ibu Ditipu
Geger perselingkuhan di biduk rumah tangga Pangeran Charles dan Putri Diana masih menjadi pembahasan, meski itu hampir 25 tahun berlalu.
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Rina Eviana
TRIBUNJOGJA.COM - Geger perselingkuhan di biduk rumah tangga Pangeran Charles dan Putri Diana masih menjadi pembahasan, meski itu hampir 25 tahun berlalu.
Kamis (20/5/2021), Pangeran William akhirnya angkat bicara mengenai hasil investigasi atas wawancara kontroversial BBC dengan Putri Diana diungkap ke publik.
Bagi Anda yang belum mengikuti pemberitaannya, jurnalis Martin Bashir sempat mewawancarai Putri Diana di tahun 1995.
Saat itu, untuk pertama kalinya terungkap bahwa ada perselingkuhan di rumah tangga pasangan Kerajaan Inggris itu.
Jurnalis Martin Bashir dinyatakan terbukti memalsukan sebuah dokumen demi mendapat kepercayaan dari Putri Diana.
Dengan adanya dokumen ini, seakan-akan ada staf dari Kerajaan Inggris mematai-matai ibu dua anak tersebut.
“Kami berterimakasih atas penyelidikan Lord Dyson,” buka Pangeran William, Kamis (20/5/2021).
Dia mengatakan, apa yang dilakukan BBC di kala itu sangat mengkhawatirkan.
Sebab, reporter BBC telah berbohong dan menggunakan dokumen palsu untuk mendapatkan interview bersama ibunya, Putri Diana.
“BBC membuat klaim bohong dan kasar tentang Keluarga Kerajaan yang mempermainkan ketakutan dan paranoianya, memperlihatkan ketidakkompetenan saat memeriksa komplain dan kekhawatiran tentang acara itu dan menghindari laporan di media dan tentang investigasi internalnya," katanya.
Pangeran William mengatakan wawancara ini membuat hubungan kedua orangtuanya memburuk.
Baca juga: Nama Putri Diana Menjadi Trending di Twitter, BBC Siap Diinvestigasi Terkait Wawancara Tahun 1995
"Dalam sudut pandangku, cara curang dalam mendapatkan interviu ini telah memberi pengaruh besar atas apa yang dikatakan ibuku. Sang pewawancara memiliki kontribusi besar membuat hubungan orangtuaku memburuk dan menyakiti banyak orang lain," tambah dia.
Sang putra sulung Pangeran Charles merasa sedih karena wawancara ini ia anggap telah memberikan pengaruh besar atas rasa takut, paranoia, dan isolasi diri yang dilakukan Putri Diana.
Ini adalah hal yang diingat Pangeran William dari sang ibu selama tahun-tahun terakhirnya.
"Namun yang paling membuatku sedih, adalah bila BBC melakukan investigasi secara layak atas komplain dan kekhawatiran yang pertama kali disampaikan pada 1995, ibuku pasti tahu bahwa ia telah ditipu. Ia tak hanya dikecewakan oleh seorang reporter, tapi juga pemimpin BBC yang memandang hal lain ketimbang bertanya tegas," kata dia.
Terakhir, Pangeran William juga meminta agar wawancara ini tak pernah ditayangkan lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dibalik-jiwa-sosialnya-yang-tinggi-kisah-hidup-putri-diana-memilukan.jpg)