Breaking News:

Dinkes Pastikan Vaksin AstraZeneca di Klaten Berbeda dengan yang Dihentikan Pemerintah Pusat

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memastikan program vaksin COVID-19 di daerah tersebut tetap berjalan menggunakan vaksin COVID-1

REUTERS/DADO RUVIC
Vaksin AstraZeneca 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah memastikan program vaksin COVID-19 di daerah tersebut tetap berjalan menggunakan vaksin COVID-19 merk AstraZeneca dan vaksin merk lainnya.

Meski vaksin merk AstraZeneca sempat menimbulkan polemik karena ada sejumlah laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari masyarakat.

Namun Dinkes Klaten memastikan jika vaksin AstraZeneca yang digunakan di Kabupaten Bersinar berbeda dengan jenis vaksin AstraZeneca yang dilaporkan KIPI tersebut.

Baca juga: PSIM Yogyakarta Rencanakan TC Pada Bulan Juli 2021

"Vaksin AstraZeneca yang kita terima berbeda dengan kode batch yang dihentikan itu," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, pada Tribun Jogja, Kamis (20/5/2021).

Ia mengatakan, vaksin AstraZeneca yang diterima oleh Kabupaten Klaten dari Provinsi Jawa Tengah merupakan vaksin AstraZeneca tahap awal.

Sehingga, batch atau kumpulan produksinya berbeda dengan vaksin yang dilaporkan KIPI dan penggunaanya dihentikan sementara oleh pemerintah pusat tersebut.

Sebagaimana diketahui, vaksin AstraZeneca yang dihentikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) penggunaanya merupakan vaksin AstraZeneca yang berkode batch CTMAV547.

Dikatakan Anggit, Klaten sejauh ini baru mendapatkan sekitar 6.000 dosis vaksin AstraZeneca.

"Kebetulan vaksin AstraZeneca yang diterima Klaten tidak termasuk dalam vaksin AstraZeneca yang dihentikan itu. Sebanyak 6.000 vaksin  AstraZeneca yang diterima Klaten itu juga sudah tervaksinasi kepada seluruh masyarakat," jelasnya.

Setelah vaksin AstraZeneca itu disuntikan kepada masyarakat, lanjut Anggit, tidak ada laporan KIPI setelahnya.

"KIPI di Klaten tidak ada, kalaupun ada hanya demam dan itu masih dalam tahap wajar atau biasa. Jadi sejauh ini tidak ada laporan terkait KIPI di Klaten" ucapnya.

Menurutnya, kepastian vaksin AstraZeneca yang diterima Klaten berbeda dengan kode batch yang dihentikan penggunaannya itu juga telah dikonfirmasi oleh Dinkes Jawa Tengah.

Baca juga: Cegah Terulangnya Insiden Jukir Liar Nuthuk, Pemkot Yogyakarta Giatkan Pengawasan

"Kemarin buk kabid Jawa Tengah juga bilang begitu. Alhamdulillah Jawa Tengah tidak termasuk dalam golongan batch tersebut," imbuh dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinkes Klaten, Cahyono Widodo membenarkan jika vaksin AstraZeneca yang diterima pihaknya berbeda dengan vaksin AstraZeneca yang dihentikan penggunaanya tersebut.

"Kita tidak ada menerima vaksin AstraZeneca yang dihentikan itu. Vaksin yang kita terima berbeda dengan kode itu," ucap dia. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved