Kota Yogyakarta

Forpi Kota Yogyakarta Berharap Adanya Pemaksimalan Hukuman bagi Jukir yang Nakal

Harapannya putusan pidana denda Rp500 ribu ini akan memberikan efek jera bagi pelaku karena Kota Yogyakarta merupakan kota wisata. 

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Maruti Asmaul Husna
Anggota Forpi Kota Yogyakarta, Baharuddin Kamba. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta berharap tidak ada lagi juru parkir nakal yang mematok tarif di atas ketentuan Peraturan Daerah (perda) Kota Yogyakarta.

Anggota Forpi Kota Yogyakarta Baharuddin Kamba menegaskan agar Satpol PP Kota Yogyakarta dan Dishub Kota Yogyakarta segera melakukan penertiban dan menindak secara tegas para pelanggar perda khususnya tentang retribusi parkir di Kota Yogyakarta.

"Dishub dan Satpol PP harus melakukan penertiban dan penindakan terhadap mereka (jukir) yang memasang tarif parkir di atas ketentuan," katanya, Rabu (19/5/2021). 

Kamba menilai, Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Wiyanto SH, MH ini sama dengan tuntutan dari tim Saber Pungli Polresta Yogyakarta. 

Baca juga: Viral Karena Dikomplain Warga Soal Tarif Parkir Kebun Raya, 2 Jukir Asal Yogyakarta Dibekuk Polisi

Sebagaimana tim Saber Pungli Polresta Yogyakarta berharap dengan putusan pidana denda Rp500 ribu ini akan memberikan efek jera bagi pelaku karena Kota Yogyakarta merupakan kota wisata. 

"Forpi berharap ada efek jera bagi pelaku jukir yang nuthuk. Meskipun vonis ini tidak memberikan efek jera bagi pelaku karena vonis terlibang ringan. Vonis ringan ini dapat membuat jukir kembali berulah," jelasnya.

Forpi Kota Yogyakarta meminta adanya pemaksimalan hukuman denda bagi jukir yang kembali melakukan perbuatan yang sama yakni memasang tarif parkir di atas ketentuan.

"Selain itu pihak Dinas Perhubungan bersama Satpol PP Kota Yogyakarta harus rutin menggelar operasi terhadap jukir nakal. Tanpa tebang pilih. Jangan menunggu viral dimedia sosial, baru ada tindakan," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved