Breaking News:

UPDATE Gunung Merapi Jumat 14 Mei 2021: Terjadi 8 Kali Guguran Lava Pijar Berjarak 1,8 Km

Aktivitas terkini Gunung Merapi terpantau mengeluarkan delapan kali guguran lava pijar selama enam jam terakhir.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Joko Widiyarso
Twitter @ BPPTKG
ILustrasi Gunung Merapi 

TRIBUNJOGJA.COM - Aktivitas terkini Gunung Merapi terpantau mengeluarkan delapan kali guguran lava pijar selama enam jam terakhir.

Itu menurut pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta sepanjang periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, Jumat (14/5/2021).

"Jarak luncur maksimal sejauh 1.800 meter ke arah barat daya," terang Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida.

Hasil pengamatan visual lain menunjukkan gunung tampak jelas. Kabut 0-I, hingga kabut 0-II menyelimuti Merapi sehingga asap kawah tidak teramati.

Sedangkan amatan meteorologi menunjukkan kondisi cuaca cerah, berawan, dan mendung di sekitar Gunung Merapi.

Baca juga: Selamat! 8 Shio Ini Diramalkan Dapat Keberuntungan di Hari Jumat 14 Mei 2021

Baca juga: 9 Zodiak Beruntung Hari Ini Jumat 14 Mei 2021 : Ada yang Mendapat Prospek Cerah

Baca juga: Tips Menyimpan Ketupat Lebaran Agar Tidak Cepat Basi

"Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 14-22 °C, kelembaban udara 69-82 %, dan tekanan udara 567-708 mmHg," paparnya.

Kemudian aktivitas kegempaan yang tercatat seismograf meliputi 49 kali gempa guguran, tiga kali gempa hybrid atau fase banyak, dan satu kali gempa tektonik jauh.

Melihat hasil amatan tersebut, tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di Level III atau Siaga.

Hanik merinci, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," beber Hanik. (tro)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved