H-1 Lebaran, Kawasan Malioboro Kota Yogyakarta Terpantau Lengang

Libur Lebaran resmi dimulai pada Rabu (12/05/2021) ini. Namun situasi tak biasa terpantau di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta pada siang ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Kawasan Malioboro, Yogyakarta yang tampak lengang pada Rabu (12/05/2021). Adanya larangan mudik ditengarai jadi penyebab sepinya destinasi wisata populer ini. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Libur Lebaran resmi dimulai pada Rabu (12/05/2021) ini. Namun situasi tak biasa terpantau di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta pada siang ini.

Kawasan wisata populer di Kota Yogyakarta tersebut tampak lengang.

Pantauan Tribun Jogja di lokasi, tak banyak pejalan kaki yang melintas di pedestrian Malioboro siang ini. Arus kendaraan pun tampak begitu lancar.

Baca juga: Terapkan Digitalisasi SPBU, Pertamina Pastikan Pasokan BBM di DI Yogyakarta Aman

Sepinya Malioboro kali ini diamini oleh Ngatini, salah satu pedagang kaki lima di Malioboro. Ia menyebut kondisi ini tak lepas dari pengaruh pandemi COVID-19.

"Ya sejak Corona ini dagangan jadi sepi. Padahal kalau pas Ramadan tetap banyak pembeli," kata pedagang sendal ini.

Ia mengacu pada Ramadan 2019, yang mana saat itu pandemi COVID-19 belum menerpa. Namun di tahun ini, hingga sehari menjelang Idulfitri pun jalanan terpantau sepi.

Menurut Ngatini, ia tetap akan berjualan pada Idulfitri besok. Ia pun berharap ada lebih banyak pembeli yang mampir ke lapaknya besok, hingga masa libur berakhir.

"Tetap harus berjualan, masa Lebaran begini saya ndak ada duit," ujarnya sambil tertawa kecil.

Hal serupa juga dirasakan Widodo, pedagang pakaian di pedestrian Malioboro. Tak hanya pandemi, kebijakan larangan mudik dari pemerintah pun sangat berpengaruh.

Menurutnya, momen Lebaran jadi ladang emas bagi para pengusaha di Malioboro, termasuk pedagang kaki lima. Transaksi terutama banyak dipengaruhi oleh kunjungan wisatawan.

"Sebelum ada pandemi, sepekan sebelum Lebaran pun sudah ramai. Tapi kali ini sepi sekali," kata Widodo.

Baca juga: Terimbas Larangan Mudik Lebaran, Pusat Oleh-Oleh di Muntilan Magelang Sepi Pembeli

Seperti Ngatini, ia menyatakan akan tetap mencari peruntungan saat Lebaran nanti. Rencananya, ia akan membuka lapaknya tersebut usai Salat Id digelar Kamis (13/05/2021) pagi.

Mengingat mudik dilarang, Widodo pun berharap warga Kota Yogyakarta sendiri meramaikan kawasan Malioboro saat Lebaran nanti. Sebab dengan demikian ada potensi dagangannya terjual.

"Siapa tahu besok dapat rezeki, saya hanya bisa berharap," tuturnya. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved