Breaking News:

Yogyakarta

Ini Alasan Sri Sultan HB X untuk Kembali Tiadakan Garebeg Syawal

Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali meniadakan Hajad Dalem Garebeg Syawal yang biasa digelar saat Hari Raya Lebaran.

Penulis: Yuwantoro Winduajie
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yuwantoro Winduajie

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali meniadakan Hajad Dalem Garebeg Syawal yang biasa digelar saat Hari Raya Lebaran.

Pasalnya, tradisi adat tersebut dianggap mampu memicu kerumunan masa sehingga dapat meningkatkan potensi penularan COVID-19 di DI Yogyakarta.

"Pokoknya saya nggak mau melakukan hal yang berkerumun. Garebeg dan sebagainya kita tunda supaya tidak jadi omongan orang karena tidak konsisten," papar Sri Sultan saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Peringatan Idulfitri 2021, Hajad Dalem Garebeg Syawal dan Hajad Dalem Ngabekten Ditiadakan

Lebih jauh, Sri Sultan berharap agar masyarakat dapat meniru keputusan yang ditempuh Keraton Yogyakarta ini.

Yakni menunda segala kegiatan yang sifatnya mengundang kerumunan.

"Tapi saya harap masyarakat juga melakukan hal yang sama.  Kalau bisa ditunda ya ditunda," tandas Sri Sultan. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved