Libur Lebaran, Dinkes Bantul Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul memastikan seluruh fasilitas kesehatan layanan masyarakat siap melayani masyarakat selama libur Idulfitri.

TRIBUNJOGJA/ Christi Mahatma Wardhani
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul memastikan seluruh fasilitas kesehatan layanan masyarakat siap melayani masyarakat selama libur Idulfitri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan seluruh puskemas di Kabupaten Bantul tetap buka, kecuali pada 13 dan 14 Mei mendatang.

Sedangkan untuk IGD dan rawat inap tetap buka 24 jam. 

Baca juga: PSIM Esport Pimpin Klasemen Grub B Turnamen Pramusim IFeL Liga 2 

"Selama libur lebaran kami membuat kebijakan untuk layanan kesehatan. Pertama seluruh fasyankes siap untuk memberikan pelayanan sesuai kapasitas dan kompetensinya, sesuai jam buka masing-masing. Jadi tidak ikut cuti bersama," katanya, Senin (10/05/2021).

Terkait dengan kedaruratan selama libur lebaran, Public Safety Center (PSC) 119 siap melayani.

Untuk kegawatdaruratan persalinan, ada tiga rumah sakit yang siap melayani, yaitu RSUD Panembahan Senopati, RS PKU Muhammadiyah, dan RSPAU Hardjolukito.

Selama libur lebaran, pelayanan untuk COVID-19 juga tetap berjalan.

Termasuk kegiatan tracing, testing, dan treatment juga tetap berlangsung.

Ada 27 puskemas yang bisa melakukan swab PCR untuk mendukung 3T. 

Sementara itu, Kabid Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati, Agus Tri Widiyantara menerangkan RSUD Panembahan Senopati akan libur pada 12 Mei karena cuti bersama, dilanjutkan tanggal 13 dan 14 Mei libur Idulfitri.

Pelayanan akan normal kembali pada 15 Mei 2021 mendatang.

Baca juga: Pemkab Sleman Luncurkan Aplikasi Parikesit, Setor Retribusi Parkir Jadi Lebih Mudah dan Transparan

Dengan adanya libur tersebut, ada beberapa penyesuaian, seperti libur pada bagian poli klinik, rehabilitasi medik, dan kemoterapi. Sedangkan operasi terencana juga akan ditiadakan selama libur Idulfitri.

"Untuk IGD rawat inap, persalinan, ICU, MICU, pelayanan seperti biasa buka 24 jam. Kemudian pelayanan hemodialisa, cuci darah karena sifatnya rutin maka pelayanan tetap dilakukan. Jadi pasien tetap dapat pelayanan cuci darah, selama 3 hari libur tetap mendapatkan pelayanan, tidak ada yang ditunda," terangnya. 

Ia menambahkan meski sebagai rumah sakit rujukan COVID-19, area pelayanan bagi non COVID-19 tetap aman.

Selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, alur penanganan pasien COVID-19 dan non COVID-19 berbeda. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved