Breaking News:

Pengendara Mobil Terobos Pos Penyekatan

BREAKING NEWS : Pengemudi VW Kuning Penerobos Pos Penyekatan Prambanan Tak Ditahan, Ini Alasannya

Usia pengemudi yang masih di bawah umur, yakni 16 tahun, menjadi alasan polisi tidak melakukan penahanan

dok.Tribun Jogja
Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Senin (10/5/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Polres Klaten tidak menahan AAD, remaja pengendara mobil VW Beetle berwarna kuning yang nekat menerobos penyekatan pemudik di depan Pos Polisi Prambanan, Kabupaten Klaten, yang viral di media sosial.

Usia pengemudi yang masih di bawah umur, yakni 16 tahun, menjadi alasan polisi tidak melakukan penahanan terhadap remaja pengendara VW kuning tersebut.

Demikian disampaikan oleh Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat jumpa pers di Mapolres Klaten, Senin (10/5/2021).

Sebagai gantinya, polisi menerapkan langkah diversi terhadap AAD, pengendara mobil VW kuning yang nekat menerobos penyekatan petugas di Pos Prambanan, hingga menabrak seorang anggota polisi.

"Untuk saat ini yang bersangkutan masih kita proses, dan tentunya juga kita menerapkan upaya diversi, karena masih anak-anak," terang Kapolres.

Baca juga: Empat Hari Penyekatan, 211 Kendaraan Pemudik yang Mau Masuk Klaten Diminta Putar Balik ke Yogyakarta

Baca juga: KRONOLOGI Pengendara Mobil Terobos dan Tabrak Polisi di Pos Penyekatan Mudik di Prambanan Klaten

Polisi juga disebut telah memeriksa dan meminta keterangan orangtua dari AAD terkait insiden tersebut.

Menurut Kapolres Klaten, saat ini orangtua AAD juga mendampingi yang bersangkutan saat dilakukan pemeriksaan.

"Orangtua sedang mendampingi, dan orangtuanya mengaku ikut menyesal karena membiarkan anaknya membawa mobil, karena mobil ini sebenarnya mobil orangtuanya," imbuh Kapolres.

Potongan video saat pengemudi VW dihentikan polisi setelah Terobos Pos Penyekatan Mudik di Prambanan Klaten
Potongan video saat pengemudi VW dihentikan polisi setelah Terobos Pos Penyekatan Mudik di Prambanan Klaten (Youtube Mustaqimpimpim)

Meski demikian, polisi tetap melakukan tindakan berupa penilangan terhadap AAD, lantaran tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) saat berkendara. 

Selain itu, AKBP Edy Suranta Sitepu juga menuturkan proses pidana juga akan dilakukan terhadap pengemudi VW kuning tersebut.

Halaman
123
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved