Mutiara Ramadan Kerja Sama LDNU DIY

Marhaban Ya Ramadan

Beragam kegiatan yang sudah menjadi tradisi dilakukan di sana-sini. Di Mesir sana ada budaya memasang fanus (lampion) di rumah-rumah.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
M Syaifudin Aswaja Center Unwahas Semarang 

Dan Abu Lahab. Meski dia di- nash oleh Alquran sebagai penghuni neraka, tapi karena ketika Nabi Muhammad lahir dia langsung memerdekakan budaknya–Tsuwaibah--dan menyerahkan untuk menyusui nabi sebagai wujud rasa gembira atas kelahiran keponakannya, paman Nabi yang getol menentang dakwah Islam ini –sebagaimana tersebut dalam hadis Bukhari-mendapatkan keringanan siksa setiap hari Senin, yakni kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Semoga penyambutan umat Islam terhadap datangnya bulan suci Ramadan tercatat sebagai bentuk kegembiraan, sambutan suka cita atas seruan Allah SWT, sebagai bentuk kesiapan iman dan Islam dalam melaksanakan ibadah-ibadah di bulan suci Ramadan. Semoga kita semua bisa melaksanakan ibadah-ibadah di bulan suci Ramadan dengan kuantitas maksimal dan kualitas optimal.

Dan, adalah benar ketika ada sebuat hadis –meski dianggap da’if oleh sebagian ulama’-, “Barang siapa yang gembira dengan datangnya bulan Ramadan, maka Allah mengharamkan jasadnya dari api neraka”
Wallahu A’lam. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved