Bisnis

Imbas Pandemi, Permintaan Bapok Jelang Lebaran di Sleman Turun 20 Persen

Meskipun ada peningkatan permintaan ketika mendekati lebaran, namun ternyata tidak sebanyak sebelum pandemi.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi 

Kemudian, untuk harga telur ayam dan cabai merah justru mengalami penurunan di pasar.

Baca juga: Pasar Lebaran 2021 Sleman Bakal Digelar Luring dan Daring

Hal itu disebabkan karena permintaan dan daya beli masyarakat masih rendah. 

"Jadi seiring dengan daya beli masyarakat yang belum naik, harga juga tidak naik signifikan," jelas dia. 

Kondisi ini diperkirakan akan bertahan sampai setelah lebaran.

Mae menilai, permintaan akan kembali naik, ketika hajatan sudah mulai ramai.

Lalu, mahasiswa sudah mulai mengikuti pembelajaran secara offline di Yogyakarta.

Kemudian, sejumlah rumah makan dan restoran, sudah buka kembali maka permintaan dan daya beli meningkat. 

"Mudah-mudahan permintaan naik, harga masih bisa tetap normal," harapnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved