Berita Kesehatan

Ini yang Akan Terjadi Jika Gula Darah Melonjak Tak Terkendali

Penderita diabetes bisa menghadapi kondisi yang membahayakan jiwa ketika tubuh sudah mulai memecah lemak dengan proses yang terlalu cepat.

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
News Medical Today
Ilustrasi angka harapan hidup penderita diabetes 

TRIBUNJOGJA.COM - Penderita diabetes bisa menghadapi kondisi yang membahayakan jiwa ketika tubuh sudah mulai memecah lemak dengan proses yang terlalu cepat.

Kondisi itu terjadi karena tubuh tak bisa lagi mengolah gula darah sehingga menggunakan lemak sebagai pengganti glukosa.

Di saat bersamaan, proses pembakaran lemak menghasilkan senyawa asam yang bernama keton. Ini bisa mempengaruhi darah menjadi lebih asam.

Dalam istilah medis, kondisi tersebut dinamakan Ketoasidosis Diabetik (DKA), sebuah kondisi yang membahayakan jiwa para penderita diabetes.

Cara Menurunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Dengan Cepat Selain Suntik Insulin

Penyebab Ketoasidosis Diabetik (DKA)

DKA terjadi ketika insulin dalam tubuh sangat rendah sehingga :

  • Glukosa (gula darah) tidak bisa masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai sumber bahan bakar.
  • Hati menghasilkan gula darah dalam jumlah besar.
  • Lemak dipecah terlalu cepat untuk diproses oleh tubuh.

Lemak dipecah oleh hati menjadi bahan bakar yang disebut keton.

Keton biasanya diproduksi oleh hati saat tubuh memecah lemak setelah sekian lama sejak makan terakhir Anda.

Keton ini biasanya digunakan oleh otot dan jantung.

Ketika keton diproduksi terlalu cepat dan menumpuk di dalam darah, maka keton bisa menjadi racun dengan membuat darah menjadi asam. Kondisi ini dikenal sebagai ketoasidosis.

Ketoasidosis Diabetik terkadang merupakan tanda pertama diabetes tipe 1 pada orang yang belum terdiagnosis. Itu juga dapat terjadi pada seseorang yang telah didiagnosis dengan diabetes tipe 1.

Infeksi, cedera, penyakit serius, kehilangan dosis suntikan insulin, atau tekanan operasi dapat menyebabkanKetoasidosis Diabetik pada penderita diabetes tipe 1.

Orang dengan diabetes tipe 2 juga berisiko terkena Ketoasidosis Diabetik, tetapi lebih jarang dan tidak terlalu parah.

Biasanya dipicu oleh gula darah yang tidak terkontrol dalam waktu lama, dosis obat yang hilang, atau penyakit atau infeksi yang parah.

Cara Mengenali Luka di Kaki Penderita Diabetes Akibat Melonjaknya Kadar Gula Darah

Gejala

Gejala umum Ketoasidosis Diabetik dapat meliputi:

  • Kewaspadaan menurun
  • Napas cepat dan dalam
  • Dehidrasi
  • Kulit dan mulut kering
  • Wajah memerah
  • Sering buang air kecil atau haus yang berlangsung selama sehari atau lebih
  • Nafas berbau buah
  • Sakit kepala
  • Otot kaku atau nyeri
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut

Pengobatan

Tujuan pengobatan adalah untuk memperbaiki kadar gula darah yang tinggi dengan insulin.

Tujuan lainnya adalah mengganti cairan yang hilang melalui buang air kecil, kehilangan nafsu makan, dan muntah jika mengalami gejala tersebut.

Jika ada kemungkinan Ketoasidosis Diabetik, maka akan dilakukan uji keton menggunakan strip urin.

Beberapa pengukur glukosa juga dapat mengukur keton darah. Jika keton hadir, kunjungi dokter segera. Jangan menunda. Ikuti instruksi apa pun yang diberikan kepada Anda.

Kemungkinan besar Anda perlu pergi ke rumah sakit. Di sana, Anda akan menerima insulin, cairan, dan pengobatan Ketoasidosis Diabetik lainnya.

Risiko Komplikasi

Masalah kesehatan yang mungkin timbul dari Ketoasidosis Diabetik termasuk salah satu dari yang berikut ini:

  • Penumpukan cairan di otak (edema serebral)
  • Jantung berhenti bekerja ( serangan jantung )
  • Gagal ginjal

Sumber : Medine Plus

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved