Breaking News:

Berita Kesehatan

Cara Mengenali Luka di Kaki Penderita Diabetes Akibat Melonjaknya Kadar Gula Darah

Luka penderita diabetes ini pada umumnya mudah berkembang menjadi lebih parah. Di saat bersamaan, luka itu pun sulit sembuh

dok.istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Penderita diabetes dengan lonjakan kadar gula darah yang tinggi perlu mewaspadai adanya luka yang biasanya terjadi di bagian kaki.

Luka itu bisa berupa luka terbuka, luka seperti melepuh hingga bisa terjadi infeksi akibat adanya kerusakan saraf.

Luka penderita diabetes ini pada umumnya mudah berkembang menjadi lebih parah. Di saat bersamaan, luka itu pun sulit sembuh atau membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Luka atau masalah pada kulit yang terjadi pada penderita diabetes ini terjadi karena adanya aliran darah yang tak lancar di kulit, diabetes juga memicu kerusakan pada pembuluh darah dan saraf serta menurunkan kemampuan sel darah putih dalam melawan infeksi.

Sirkulasi darah yang tidak lancar bisa turut memengaruhi kolagen kulit. Sehingga, tekstur kulit jadi berubah dan regenerasi kulit untuk sembuh dari luka jadi ikut terhambat.

Kerusakan sel kulit terkadang dapat menghambat kemampuan kulit untuk berkeringat.

Kondisi ini membuat penderita diabetes jadi lebih peka pada suhu udara tertentu.

Sebagai informasi bahwa sebanyak 51,1 persen sampai 97 persen penderita diabetes akan mengalami masalah kulit.

Antara lain luka atau iritasi di sekitar tempat menyuntikkan insulin, luka susah sembuh, sampai infeksi sekunder karena luka susah sembuh.

Berikut beberapa ciri-ciri diabetes dari luka yang muncul di kulit menurut American Academy of Dermatology Association:

Baca juga: Kenali 4 Gejala Awal Diabetes yang Sering Diabaikkan, di Antaranya Lapar dan Kelelahan Berlebih

Halaman
1234
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved