Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Ras dan Minyak Goreng di DI Yogyakarta Melambung

Jelang Lebaran, Harga Daging Ayam Ras dan Minyak Goreng di DI Yogyakarta Melambung

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Pedagang daging ayam, di pasar Demangan, kota Yogyakarta, Wardhiyah (80), saat membersihkan daging ayam dagangannya, pada Jumat (17/07/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2021, tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY memastikan bahwa stok bahan pangan masih mengalami surplus dan aman hingga Lebaran.

Namun, ada sejumlah komoditas yang mengalami tekanan harga, yakni daging ayam broiler dan minyak goreng.

Berdasarkan hasil pemantauan di pasar dan pusat perbelanjaan di DI Yogyakarta, harga minyak goreng rata-rata dipatok sekitar Rp 29 per dua liter atau lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET) senilai Rp11 per liternya. 

Adapun ayam potong dipatok sekitar Rp 38 ribu perkilogram atau lebih tinggi dari HET sebesar Rp 35 ribu perkilogram.

"Terjadi fluktuasi, misalnya daging ayam broiler dan minyak goreng, tapi hanya sedikit saja di atas HET," jelas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Tri Saktiyana, Senin (3/5/2021).

Tri mengungkapkan, ketersediaan minyak goreng di pasaran memang masih mencukupi.

Saat ini tercatat masih tersedia sebanyak 1.720 liter minyak goreng. Namun komoditas itu tetap mengalami fluktuasi harga.

Itu lebih disebabkan karena saat ini harga pasaran ekspor kelapa sawit yang merupakan salah satu bahan baku minyak goreng tergolong tinggi.

Baca juga: Berburu Diskon Elektronik Besar-Besaran Jelang Lebaran di UFO Elektronics - Furniture!

Baca juga: Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di DIY Februari 2021 Naik 1,96 Poin Dibanding Januari 2021

Hal itu disinyalir mempengaruhi harga minyak goreng di pasaran.

Sedangkan kenaikan harga daging ayam ras disebabkan karena tingginya permintaan sepanjang bulan Ramadhan ini.

Dari pemantauan yang dilakukan oleh TPID, geliat dan suasana di pasar dan pusat perbelanjaan masih menunjukkan sedikit pergerakan.

Namun peningkatan aktivtias jual beli mulai tampak di beberapa pasar.

"Tapi Minggu lalu sudah mulai bergairah sedikit. Di Demangan, Beringharjo, dan Kranggan terjadi peningkatan jual beli di pasar," terangnya. 

Lebih lanjut, Tri Saktiyana mendorong masyarakat yang memiliki penghasilan berlebih untuk membelanjakan uangnya menjelang Lebaran tahun ini. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved