Berburu Takjil Serba Rp1.000 di Pasar Kuliner Argo Midang Bejiharjo
Berburu takjil dan makanan berbuka menjadi kegiatan wajib masyarakat saat bulan Ramadan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Berburu takjil dan makanan berbuka menjadi kegiatan wajib masyarakat saat bulan Ramadan.
Salah satu lokasi yang bisa didatangi adalah Pasar Kuliner Argo Midang di Pedukuhan Grogol III, Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul.
Pasar ini tak ubahnya pasar sore Ramadan pada umumny,; menyediakan berbagai jajanan pasar, minuman segar, hingga makanan berat untuk berbuka. Yang berbeda, tiap menu hanya dihargai Rp1.000,00.
Seperti saat Tribun Jogja datang pada Jumat (30/04/2021) lalu. Selepas Ashar, warga sudah mengantre untuk menukar kupon senilai Rp1.000,00 tersebut.
"Kita bukanya jam 16.00 WIB, tapi antreannya sudah panjang sejak sebelum buka," ungkap Sularno, Ketua UMKM Kuliner Pasar Argo Midang.
Ia menuturkan, konsep serba Rp1.000,00 ini sudah dijalankan sejak sebelum Ramadan. Bedanya, saat itu konsep diterapkan untuk sarapan pagi setiap hari Jumat.
Sularno mengatakan, satu kupon Rp1.000,00 setara dengan nominal Rp4.000,00. Namun kupon tersedia terbatas, seperti Jumat itu hanya tersedia 400 kupon.
Baca juga: Kopdar Laki Honda CB150R Yogyakarta Tumbuhkan Solidaritas Pada Sesama
Baca juga: Daftar Minuman yang Bisa Jadi Alternatif Obat Alami untuk Menurunkan Darah Tinggi
Menurutnya, konsep kupon ini dilakukan dengan menggandeng para donatur. Sehingga dari tiap kupon, sebanyak 18 pedagang di sana menerima subsidi tambahan dari hasil jualannya.
"Pedagang tetap menerima hasil sesuai apa yang mereka jual, jadi tidak akan rugi," jelas Sularno.
Ia menjelaskan, konsep unik sengaja diterapkan demi menghidupkan kembali Pasar Argo Midang. Pasalnya, aktivitas pasar sempat mati suri lantaran terdampak pandemi.
Sularno pun bersyukur lantaran banyak donatur yang bersedia terlibat. Harapannya, konsep ini terus bertahan bahkan hingga Ramadan usai.
"Jadi ekonomi masyarakat sini bisa hidup kembali," ujarnya.
Lantaran kuota kupon terbatas, tak heran warga sudah mengantre sejak aktivitas pasar belum mulai.
Meski ada yang tak dapat kupon, warga lain tetap membeli berbagai makanan yang ada mengingat harganya sudah terjangkau.
Jumilah (48), warga Pedukuhan Grogol IV jadi salah satu yang beruntung bisa mendapat kupon tersebut. Ia pun langsung membeli beberapa jenis makanan untuk berbuka bersama keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berburu-takjil-serba-rp1000-di-pasar-kuliner-argo-midang-bejiharjo.jpg)