Breaking News:

TPID DIY Intensifkan Pemantauan Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY pastikan ketersediaan pasokan bahan pangan dipastikan masih mencukupi, harga cenderung relatif stabil

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY pastikan ketersediaan pasokan bahan pangan dipastikan masih mencukupi, harga cenderung relatif stabil dan distribusi lancar.

Asekda Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok bahan pokok (bapok) ke pasar tradisional, pasar modern dan distributor di Kabupaten/Kota jelang Lebaran 2021.

Baca juga: Polres Kulon Progo Lanjutkan 42 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Wisma Sermo

Dan berdasarkan hasil pemantauan yang dilaksanakan TPID DIY tersebut, didapati bahwa secara umum kondisi harga beberapa komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi di DIY masih stabil.

Memang, ada beberapa komoditi bahan pangan  yang mengalami kenaikan harga, namun hal tersebut masih dalam batas kewajaran, khususnya daging ayam dan telur ayam yang dipicu permintaan pasar.

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan selama pemantauan antara lain telur ayam dan daging ayam, selebihnya justru mengalami penurunan khususnya komoditas cabai," ujarnya Rabu (28/4/2021).

Ia menekankan bahwa harga bapok baik di pasar tradisional maupun pasar modern di DIY masih bergerak dalam batas wajar. Sementara pasokan dan ketersediaan bahan pokok sangat cukup.

"Perdagangan antar daerah juga sangat lancar. Pemerintah tidak membatasi angkutan komoditas dan barang meskipun ada larangan mudik lebaran tahun ini," imbuhnya.

Pihaknya terus menjaga kecukupan stok pangan strategis dengan melakukan pengawasan terhadap potensi gangguan produksi dan distribusi dan pengelolaan ekspektasi dua pekan menjelang Idulfitri.

Baca juga: PSS Sleman Masih Akan Berbenah Untuk Liga 1, Kemungkinan Merombak dan Menambah Pemain

Dalam kesempatan itu ia menjelaskan bahwa TPID DIY tetap fokus mengacu pada prinsip 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.

Selain itu juga ada roadmap pengendalian inflasi yang diharapkan tingkat inflasi di DIY dapat terjaga pada level yang rendah dan stabil pada April maupun Mei 2021.

TPID DIY juga berupaya mendorong masyarakat belanja lebih banyak lagi agar pasar bisa bergerak dan perekonomian bisa semakin bersemangat.

Meskipun gairah masyarakat masih terkendala akibat pandemi Covid-19 saat ini, namun dengan adanya perputaran uang maka hal itu akan meningkatkan perekonomian di Yogyakarta. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved