Breaking News:

Yogyakarta

Kakorlantas Akan Tahan Travel Ilegal yang Tetap Beroperasi Saat Pelarangan Mudik

Petugas akan menindak tegas travel gelap mulai dari penilangan hingga menyita armada.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Kakorlantas memberikan arahan usai meninjau pos perbatasan DIY-Jawa Tengah, Rabu (28/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Polisi akan tindak tegas bagi penyedia jasa travel ilegal yang nekat beroperasi saat pelarangan mudik diberlakukan oleh pemerintah.

Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono seusia meninjau simulasi di perbatasan DIY-Jawa Tengah, berlokasi di Pos Prambanan, Kabupaten Sleman, Kamis (28/4/2021).

Kakorlantas Irjen Pol Istiono mengatakan akan menindak tegas travel gelap mulai dari penilangan hingga menyita armada.

"Travel gelap, sudah saya identifikasi semuanya, akan saya tindak secara tegas bila melakukan pelanggaran. Sanksinya jelas ditilang. Bila perlu (armada) ditahan sampai nanti selesai Lebaran. Sementara ditahan," katanya.

Baca juga: Tinjau Perbatasan DIY, Kakorlantas Imbau Pemudik Siapkan RT-PCR

Pihaknya berharap masyarakat bisa bersama-sama menekan laju penyebaran COVID-19 dengan tidak mudik pada lebaran tahun ini.

Sementara itu, Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi mengatakan bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan dari Korlantas. 

Pihaknya akan menilang travel gelap dan mengamankan kendaraan sampai setelah Lebaran. 

"Travel gelap dan mungkin kendaraan-kendaraan dengan modus lain yang diperkirakan membawa pemudik yang masuk ke Jogja," ujarnya. 

Baca juga: Dishub DIY Antisipasi adanya Angkutan Barang dan Angkutan Gelap yang Digunakan untuk Mudik

Jika armada travel gelap itu diamankan, maka penumpang diminta putar balik.

Lantaran sudah ada aturan pelarangan mudik, polisi tidak akan memfasilitasi kendaraan untuk mereka. 

"Ya tanggungjawab yang bersangkutan. Kita kan tidak memfasilitasi karena seperti yang kita ketahui angkutan umum pun dilarang oleh pemerintah," katanya. 

"Artinya kita minta pertanggungjawaban terhadap orang-orang tersebutartinya mungkin dia minta tolong telpon saudaranya atau apa, kita tidak memfasilitasi untuk dia putar balik," pungkasnya.( Tribunjogjka.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved