Breaking News:

Dukung Pegiat Seni, Pentas Panggung Kahanan Digelar di Kota Magelang

Dalam mendukung penggiat seni agar bangkit dari masa terpuruk akibat pandemi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar road show Pentas Panggung

TRIBUNJOGJA/ Nanda Sagita Ginting
Para pegiat seni saat tampil di Pentas Panggung Kahanan, Rabu (28/04/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Dalam mendukung penggiat seni agar bangkit dari masa terpuruk akibat pandemi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar road show Pentas Panggung Kahanan.

Kota Magelang sendiri, menjadi Kota ketiga setelah Kota Kendal dan Pati. Pentas Panggung Kahanan di Magelang diselenggarakan di Pendopo Pengabdian Kota Magelang, pada Rabu (28/04/2021).

Pentas Panggung Kahanan yang bisa dilihat secara daring melalui kanal YouTube Gubernur Jateng itu, akan dilaksanakan di 6 wilayah yakni Kendal, Pati, Magelang, Banyumas, Solo, dan terakhir Pekalongan.

Baca juga: Program Kotaku Mulai Menyasar Pemeliharaan Infrastruktur di Purwokinanti Kota Yogyakarta

Kegiatan Pentas Kahanan di Magelang, dibuka langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo secara virtual.

Ia mengatakan, diselenggarakannya Panggung Kahanan sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan wadah ekspresi bagi para seniman yang selama ini terhambat akibat pandemi.

"Harapan dari kegiatan ini, bisa memotivasi para penggiat seni agar lebih berkembang lagi. Serta, mampu berinovasi dalam setiap karya-karyanya," jelasnya Rabu (28/04/2021).

Adapun, untuk menyemarakkan Pentas Panggung Kahanan. Para seniman berkesempatan untuk menampilkan kebolehannya, mulai dari tari tradisional seperti tari kuda lumping, musik hingga pameran UMKM.

Salah seorang Penggiat Seni, Agus Setyawan, Koordinator Tari Kuda Lumping, Wahyu Ekobudoyo Temangung mengatakan, sangat mengapreasiasi pentas seni yang dibuat untuk para seniman se-Jateng.

"Kegiatan road show ini, sebagai penghilang dahaga setelah satu tahun lebih tidak tampil karena pandemi. Dengan adanya dorongan ini, semoga kami bisa tampil seperti dulu lagi meskipun masih secara virtual," tuturnya.

Baca juga: PSS Sleman Liburkan Pemain Tiga Pekan, Akan Berlatih Kembali 19 Mei 2021 Mendatang

Tak hanya itu, pihaknya juga menerima bantuan berupa seperangkat alat musik Gamelan dari Pemerintah Provinsi Jateng untuk mengembangkan kreativitas para seniman dalam menjaga budaya luhur.

Tak ketinggalan, para seniman kuda lumping  juga mulai memanfaatkan media digital sebagai ajang promosi budaya melalui kanal YouTube hingga Instagram.

"Melihat pandemi ini, membuat kami semakin berkreasi, salah satunya dengan mengembangkan platform media untuk mengenalkan tarian kuda lumping kepada khalayak ramai. Ke depannya, harapan kami jika situasi sudah kondusif Pentas Panggung Kahanan bisa diselenggarakan tidak hanya menunggu bulan Ramadan," pungkasnya. (ndg)

Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved