Cegah COVID-19, Penumpang di Terminal Ir Soekarno Klaten Jalani Tes GeNose C19 Secara Acak
Penumpang bus yang datang maupun akan berangkat melalui Terminal Ir Soekarno Klaten bakal menjalani tes GeNose C19 secara acak.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Penumpang bus yang datang maupun akan berangkat melalui Terminal Ir Soekarno Klaten bakal menjalani tes GeNose C19 secara acak.
Pelaksanaan tes GeNose C19 secara acak di terminal itu sudah berlangsung sejak Senin (12/4/2021) lalu. Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya pengelola terminal untuk mengantisipasi sebaran COVID-19 di terminal itu.
"Pelaksanaan tes GeNose C19 di terminal ini sudah dilakukan sejak 2 pekan terakhir. Awal pemberlakuan tes itu pada Senin (12/4/2021) kemarin," ujar Kepala Terminal Ir Soekarno Klaten, Marjono pada Tribun Jogja, Minggu (25/4/2021).
Baca juga: Satpol PP Bantul Tutup Akses ke JJLS, Warga Diminta Putar Balik
Ia mengatakan, dalam sehari pihak terminal bakal melaksanakan tes GeNose C19 secara acak kepada 10 penumpang.
"GeNose ini kan penggunaannya cukup sederhana dan tingkat akurasi juga tinggi. Jadi ini sangat membantu untuk pengendalian COVID-19 di terminal," kata dia.
Menurut Marjono, sejak mulai diterapkan di terminal itu, belum ada satu penumpang yang terdeteksi positif COVID-19 saat menjalani tes GeNose C19 itu.
Ia mengatakan, untuk saat ini pihaknya baru memiliki satu unit alat tes GeNose C19 di terminal yang berada di kawasan Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah itu.
"Alat ini bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Untuk saat ini baru ada satu unit dankita pasang di pintu kedatangan," jelasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten juga berencana untuk menempatkan alat pendeteksi COVID-19 GeNose C19 di posko penyekatan mudik lebaran Idulfitri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.
Selain menempatkan GeNose C19 di posko pantauan mudik, alat pendeteksi COVID-19 yang dikembangkan oleh para ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, nantinya juga ditempatkan di fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat (Fasyankes) yang ada di Klaten.
"Kita pesan 10 unit GeNose C19, tapi sampai sekarang belum datang. Mesannya sudah lama. Ini rencana untuk difungsikan di posko penyekatan mudik yang ada," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo saat ditemui di Pendapa Pemkab Klaten, Rabu (21/4/2021).
Untuk operator atau petugas medis yang mengoperasikan GeNose C19 itu, lanjut Cahyono, pihaknya sudah menyiapkan petugas dan nantinya akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu sebelum bertugas.
"Kalau jumlah petugasnya belum tahu ya, itu menyesuaikan. Mungkin nanti ada beberapa yang ditempatkan dan diberikan pelatihan sebelum pengoperasian," imbuhnya.
Adapun pertimbangan untuk menggunakan GeNose C19 itu yakni, karena alat tersebut mekanisme kerjanya lebih mudah dan tidak memakan waktu yang lama.
Selain itu, tingkat akurasi dari hasil GeNose tersebut juga cukup tinggi.
Baca juga: Sholat Ghoib untuk Awak KRI Nanggala-402 yang Tenggelam, Bagaimana Hukum dan Tata Caranya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/petugas-terminal-ir-soekarno-klaten-berjaga-di-area-pemeriksaan-tes-genose-c19-minggu-2542021.jpg)